AMBONESIA

Wagub Maluku Minta Peran TP PKK Maluku Ditingkatkan

Zeth Sahuburua

RakyatMaluku.com – WAKIL Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua meminta peran dari Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) di Provinsi Maluku ditingkatkan. Hal ini disampaikan Sahuburua sebelum membuka rapat konsultasi TP PKK Provinsi Maluku, yang berlangsung di Islamic Center, Ambon, Rabu 25 Juli.

Dikatakan, ke depan tim penggerak PKK, baik dari tingkat kabupaten, kecamatan dan desa selalu meningkatkan perannya bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara, serta mendukung program pemerintah provinsi Maluku dalam melanjutkan proses percepatan pembangunan, demi terwujudnya provinsi Maluku yang maju dan sejahtera.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, perempuan mempunyai andil besar dalam kegiatan penanggulangan kemiskinan. Hal ini telah dibuktikan dengan banyak cerita sukses kaum perempuan melalui PKK, yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya, dengan melakukan kegiatan usaha produktif rumah tangga secara mandiri dan kreatif,” pesan dia.

Terlepas dari hal tersebut, untuk meningkatkan kemajuan daerah bukan saja tanggung jawab pemerintah, namun juga merupakan tanggung jawab bersama masyarakat dan seluruh stackholders yang ada di Maluku. Oleh sebab itu, TP PKK sebagai salah satu wadah perhimpunan perempuan Maluku yang strukturnya tersebar ke tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Maluku, bahkan juga ke kecematan dan desa, harus dapat mengambil peramn yang lebuih besar dalam proses pembangunan di Provinsi kepulauan ini.

Apalagi menurutnya, sebagai organisasi yang bergerak di bidang pemberdayaan perempuan dan pembinaan keluarga, PKK memiliki peran penting dan strategis, dalam pembangunan masyarakat di Provinsi kepulauan ini.

Sementara itu, Ketua Penggerak PKK Provinsi Maluku Reti Assagaff, dalam sambutannya, mengatakan konsultasi PKK merupakan forum untuk menyatukan pemahaman kita terhadap manajemen kelembagaan PKK dan program PKK, terutaa yang berkaitan dengan tuntutan perkembangan kebijakan nasuional serta melakukan evaluasi kebijakan nasuional serta melakukan evaluasi, yakni mengevaluasi terhadap[ hal-hal apa saja yang telah dilakukan oleh tim Penggerak PKK selama ini. Ia berharap siklus manajemenprogram dan manajemen kelembagaan seperti ini, dapat dialkukan secara stimulan, berkesinambungan dan terus-menerus.

“Karena kita tahu bersama bahwa 10 program pokok PKK itu pada haketkatnya juga harus selaras dengan program pemerintah, yang juga tercantum dalamd dokumen hasil Rakernas delapan PKK tahun 2015, yang menagamanatkan bahwa tim Penggerak PKK perlu menginformasikan, mengomunikasikan dan mengonsultasikan rencana kerja tim penggerak PKK menjadi bagian tidak terpisahkan dari dokumen perencanaan pembangunan pemerintah daerah.”

Sebelum mengakhir sambutannya, ada beberapa yang ditekakannya, pertama, TP PKK dapat memanfaatkan potensi sumber daya yang ada, baik sumberdaya manusia maupun sumber daya alam, sebagai potensi yang dapat dingunakan untuk opengembangan gerakan PKK dan program unggulkan PKK.

Kedua, sejalan denghan kebijakan pemerintah dalam pola penganggartan yang berbasis program, maka tim penggerak PKK juga dituntut untuk melakukan penyesuaian antara lain perlunya menetapka mn dan melaksanan program unggulkan atau prioritas yang aklan menjadi ciri khas Gerakan PKK. Ke empat, jangan pernah lelah untuk selalu menimba ilmu, karena perkembangan ilmu dan teknologi pada dewasa ini menuntut kita untuk selalu menyesuaikannya. (YAS)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top