AMBONESIA

Wakapolres SBB Ajak Warga Perangi Narkoba

Kompol Bachri Hehanussa, meresmikan Band, dengan memukul Gong pada acara Peresmian Band, Pelantikan Pengurus dan Rapat Kerja Permusteng, Desa Buano Utara, Sabtu, 30 Juli 2018.

RakyatMaluku.com – WAKAPOLRES Seram Bagian Barat, Kompol Bachri Hehanussa,SE., mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) terutama di daerah Buano, untuk sama-sama melawan peredaran Narkoba dan menjauhi minuman keras.

Hal ini disampaikan mantan Kabag Ops Polres Pulau Ambon dan Pp Lease, tersebut, saat memberikan sambutan pada acara peresmian Band, Pelantikan Pengurus dan Rapat Kerja Perhimpunan Muda Mudi Soa Tengah (Permusteng) Desa Buano Utara, Kabupaten Seram Bagian Barat, Sabtu, 30 Juni 2018.

Bachri mengawali sambutannya dengan menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada masyarakat Buano Utara, karena telah bersama-sama menjaga stabilitas keamanan, selama berlangsungnya Pilkada pada tanggal 27 Juni 2018 lalu. Di mana, mulai dari proses awal hingga proses pencoblosan selesai, instabilitas keamanan di seluruh kawasan SBB dilaporkan aman dan terkendali.

Hal ini bukan lain, karena adanya dukungan dan kesadaran penuh dari masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan. Kiranya, bagi mantan Kasat Intelkam Polres SBT dan Polres Pulau Ambon ini, tanpa dukungan masyarakat, aparat keamanan baik TNI dan Polri, tidak dapat berbuat banyak.

“Sebagai aparat keamanan di daerah, saya atas nama pimpinan, menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih kepada masyarakat yang sudah sama-sama menjaga keamanan, sebelum, saat hingga selesainya pelaksanaan Pilkada.”

Menurut Bachri, biasanya pertikaian antar pemuda terjadi disebabkan karena para pelaku mengkonsumsi minuman keras. Bila tingkat pertikaian pemuda menurun, maka angka konsumsi Miras di kalangan pemuda juga menurun. Kiranya, pesan Bachri, hal seperti ini yang patut dirawat bersama-sama.

Sementara untuk Pengurus Permusteng Desa Buano Utara, yang baru saja dilantik, ia meminta kepada mereka untuk mensinergikan programnya yang disusun untuk bersama-sama dengan pemerintah, dalam membangun kemajuan di daerah tersebut. Tentu, hal yang patut diback-up dari pemerintah saat ini, yakni bagaimana meningkatkan sumber daya manusia di Desa Buano, dan membangun budaya atau tradisi bekerja, untuk mengatasi kemiskinan yang masih melanda negeri ini.

Sesuai tema kegiatan, ‘Pemuda dan Pelestarian Adat Hena Menuju Masyarakat Moderen’, menurut Bachri, agar tema tersebut tidak sebatas tulisan untuk mencerminkan pelaksanaan kegiatan serimonial, tapi, harus menjadi motivasi untuk membangun perubahan, terutama mendidik generasi muda menuju pembangunan cemerang ke depan.

Tentu, dalam konteks menjaga adat, pemuda tidak boleh berhenti untuk belajar dan bertanya. Selalu menjaga diskusi dan menjauhi hal-hal yang dapat merusak potensi para pemuda. Ia berharap, keberadaan Permusteng tidak semata organisasi, tapi, mampu menjadi penggerak roda pembangunan di desa tersebut.

Usai memberikan sambutan, Wakapolres SBB didaulat untuk meresmikan Band Permusteng, dengan memukul gong yang telah disiapkan oleh panitia. Acara ini dihadiri selain Raja Negeri Buano, Saniri dan masyarakat setempat, hadir juga Kasat Intelkam Res SBB IPTU M. Wenno, Kasat Binmas Res SBB IPTU Ode Hanibal, S.Hi. (WHL)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top