HUKRIM

Walikota Dan Sekkot Ambon Kembali Diperiksa

RakyatMaluku.com – WALIKOTA Richard Lohenapessy, dan Sekretaris Kota Ambon AG. Latuheru dan kembali akan digarap penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satuan Reserse Kriminal Polres Pulau Ambon dan Pp Lease. Pemanggilan kedua pejabat penting di Pemerintahan Kota (Pemkot) Ambon, terkait dengan dokumen pelaksanaan anggaran.

“Nanti kita akan panggil Walikota Ambon dan Sekretaris Kota Ambon, untuk diperiksa terkait dengan sejumlah dokumen pelaksanaan anggaran berupa Surat Perintah Membayar (SPM), Surat Persetujuaan Pembayaran (SPP) dan SPD2. Saat pemeriksa Pak Sekkot di tahap penyelidik, Pak Sekkot hanya menyerahkan beberapa dokumen pelaksana anggaran, seperti SPD2 dan SPM, yang lain belum,”ucap Kasat Reskrim AKP R.E Adikusuma melalui Kanit Tipikor Bripka M.Akipailessy, kepada wartawan, Jumat, 13 Juli.

Selain Walikota dan Sekkot, pemeriksaan jugaakan dilakukan kepada para sejumlah anggota DPRD Kota Ambon yang menggunakan anggaran perjalanan dinas tahun 2011.

“Untuk pemeriksaan kasus SPPD fiktif di dewan Kota Ambon, penyidik akan melakukan pemeriksaan kepada 23 anggota DPRD Kota Ambon baik yang masih aktif maupun yang sudah demisioner,” ungkapnya.

Tambah dia, saat pemeriksaan mantan Bendahara Umum Daerah Robeth Silooy, Robeth mengaku kalau dokumen berupa SPM,SPP,dan SPD2, telah diserahkannya ke Badan Arsip Daerah untuk disimpan.

“Dokumen-dokumen pelaksana anggaran yang disimpan oleh Pak Roy Silooy di kantor Badan Arsip Daerah, itulah yang belum diserahkan oleh Pak Sekkot kepada kami,” katanya.

Sebelum memeriksa Walikota, Sekkot dan anggota DPRD Kota Ambon, pekan ini penyidik berencana memeriksa kembali pemilik travel. Ada empat pemilik travel yang akan dimintai keterangan perihal tiket yang dibeli pejabat di Pemkot maupun anggota DPRD tahun 2011 Travel itu adalah PT Willy Arif Utama, PT Netral Jaya, PT Amboina World Tour, dan PT Maijer Abadi.

“Untuk pemeriksaan saksi kasus SPPD Fiktif Pemkot Ambon tahun 2011, kita telah menyiapkan surat pemanggilan kepada pemilik travel . Surat pemanggilan pemeriksaan tersebut dilayangkan oleh Polisi kepada,PT Willy Arif Utama, PT Netral Jaya, PT Amboina World Tour, PT Maijer Abadi. Ke-4 pemilik perusahaan travel tersebut akan diperiksa oleh penyidik pada, Senin, 16 Juli,” ungkapnya. (AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top