HUKRIM

Warga Dusun Riang Yang Ditabrak Pengawal Kapolda Maluku Meninggal Dunia

Ilustrasi

CORNELIS Salamor, yang berprofesi sebagai tukang sapu jalan dan ditabrak Brigadir WGS dan Brigadir RH, dikabarkan meninggal dunia  di Rumah Sakit Umum Daerah Haulussy, Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Rabu malam, 27 Maret 2019. 

Warga Dusun Riang, Desa Harive Besar, Kecamatan Teluk Ambon, ini sempat menjalani perawatan medis di RSUD Haulussy sejak ditabrak motor  yang ditumpangi dua oknum polisi itu.

Korban dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara, Tantui, pasca kejadian itu. Namun, dirujuk ke RSUD lantaran mengalami benturan di kepala.

WGS dan RH juga mengalami luka-luka akibat menabrak Corneles Salamor. WGS  robek pada bibir  atas, lecet  pada kedua lutut, dan bahu, sedangkan RH, luka lecet di tangan kiri.

Terkait kabar wafatnya Cornelis Salamor, Kasat Lantas Poles Pulau Ambon dan Pp Lease, Iptu Fiat Ari Suhada, membenarkanya.

“Infonya begitu  (meninggal dunia,red) di RSUD Haulussy,” ucap Kasat Lantas kepada RakyatMaluku. com.

Untuk diketahui, dua pengawal mobil Kapolda Maluku Irjen Polisi Royke Lumowa, Brigadir WGS  dan  Brigadir RH menabrak buruh sampah, Corneles Salamor, Selasa, 26 Maret pukul 06.30 WIT.

Kabar yang diterima kedua anggota Polri itu mengawal mobil yang ditumpangi Kapolda Maluku menuju Bandara Pattimura, di Laha. 

Tepat di tugu Fransiskus Xaverius, Corneles Salamor menyeberang dari arah kanan menuju kiri jalan. Di waktu bersamaan, Brigadir Wilem G Syah yang membonceng Brigadir Rochier Haurissa, juga mengejar mobil Kapolda dari belakang, langsung menabrak warga Dusun Riang itu. 

Tidak saja korban terjatuh, kedua anggota Polda Maluku ini ikut terjatuh. Corneles Salamor, luka lecet pada tangan kanan dan kaki kanan, benturan pada kepala,sehingga tak kesadaran diri. (AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top