AMBONESIA

Warga Ery Yang Hilang Di Pintu Kota Ditemukan Tak Bernyawa

RakyatMaluku.com – KEPALA Dusun Ery, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Berty Makapuang (38), yang jatuh dari terbing dan hilang di Pantai Waiselang, Pintu Kota Air Louw, Minggu, 8 Juli, akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Korban hilang saat dihatam gelombang ketika mencari sayur di tebing. Tim gabungan dari anggota Polsek Nusaniwe, Polairud, dan BASARNAS, Brimob, dan juga warga setempat langsung melakukan pencarian. Pencarian hingga malam hari. Karena tidak ditemukan, tim pencarian menghentikan proses pencarian dan Senin baru dilanjutkan.

Setelah melakukan pencarian sejak Senin pagi, sorenya sekitar pukul 17.30 WIT, jasad Berty ditemukan tenggelam tidak jauh dari lokasi korban terjatuh saat itu. Ia mendapat luka di wajah dan kedua tangannya.

“Sudah diemukan tadi (Senin kemarin), sekitar jam 17.30 WIT, setelah pencarian dari siang. Korban tenggelam dalam dasar laut dekat dengan TKP jatuhnya korban. Korban tersangkut di trumbu karang,” ujar Kabid Humas Polda Maluku Kombes Mohammad Roem Ohoirat kepada Rakyat Maluku via seluler, tadi malam.

Kadus Ery, terjauh ketika dia dan dua rekannya mencari sayur bunga karang. Waktu melihat ombak, dua temannya kemudian naik dari tebing. Mereka sempat mengingatkan korban, tapi tak lama korban terjatuh ke laut.

Korban sempat dilempari papan oleh rekannya. Namun, ombak kembali menghantam tubuh korban. Diduga korban terkena karang dan seketika itu juga hilang.

Warga kemudian mencari jasad Berty, warganya juga sempat melakukan ibadah pergumulan dipimpin Pendeta Tiras Sopamena, bersama para Majelis Jemaad dan warga Nusaniwe, dikuti ratusan orang jemaad. Mendoakan, do,a pergumulan mengharapakan agar korban cepat ditemukan. Turut hadir Kapolsek Nusaniwe beserta anggota dan Dan Ramil Nusaniwe beserta Anggota.

“Pencarian kedua tadi dimulai sekira jam 09:00, tadi. Dipimpin langsung oleh Kapolsek Nusaniwe. Pencarian dilakukan dalam bentuk penyelaman di sekitar TKP untuk mencari korban di dasar laut. Sebelum pencarian juga dilakukan doa bersama,” jelas Ohoirat.

Pencarian dengan penyelaman tersebut, di gunakan tiga buah Body motor lau milik nelayan Dusun Seri. penyelaman serta penyisiran di sepanjang pantai waiselang selesai.

“Tadi juga penyelaman sempat di hentikan karena kondisi laut yang memang tidak bersahabat dan tingginya gelombang di sekitaran lokasi pencarian. Tadi jam 13.00, tim sempat istirahan sebentar sambil menunggu kondisi membaik, dan lanjutkan penyelaman dan akhirnya di temukan sekitar 17.30 tidak jauh dari lokasi jatuhnya korban,” tutup Ohoirat. (AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top