AMBONESIA

Warga Minta Pemkot Perbaiki Drainase

RakyatMaluku.com – PEMERINTAH  Kota Ambon diminta untuk melakukan perbaikan terhadap saluran air atau drainase di Kota Ambon. Pasalnya, Fungsi drainase di Kota Ambon banyak yang tersumbat dan tidak berfungsi. Sehingga, sebagian besar lingkungan masyarakat sering digenani air ketika musim hujan. Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ambon, April 2018 lalu, telah memperbaiki beberapa drainase. Namun pekerjaan tersebut hanya beberapa hari saja dan tidak seluruh drainase yang diperbaiki.

Sementara masih banyak drainase yang belum diperbaiki yang sering menyebabkan banjir ketika musim hujan. Bahkan ada drainase yang sudah bertahun-tahun tidak diperbaiki. Salah satunya drainase yang ada di kawasan pemukiman Tanjung Batumerah, kecamatan Sirimau, dan beberapa kawasan lainnya. Dimana ketika hujan tiba, kondisi jalan akan dipenuhi sampah. Karena drainase sudah tidak lagi berfungsi selama bertahun-tahun.

Kondisi tersebut sering dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu yang mencari keuntungan dengan cara meminta sumbangan pada setiap kendaraan yang melintas jalan tersebut. Sejumlah oknum tersebut sengaja membersihkan sampah-sampah yang berhamburan dan meminta sumbangan dari kendaraan yang melintas. Warga pun resah dan berharap, pemeritah tidak tutup mata atas kondisi yang ada untuk segera melakukan perbaikan terhadap saluran air yang ada.

“Sudah bertahun-tahun, saluran got tidak diperbaiki oleh pemerintah. Mulai dari kawasan Batumerah atas Tanjung, Kampung Tomia dan sekitarnya. Akibatnya ketika hujan turun, seluruh jalan Sultan Hasanuddin selalu dipenuhi sampah. Itu karena seluruh drainase ini sudah tidak lagi berfungsi dengan baik,” ujar Akbar, salah satu warga Kampung Tomia, Kecamatan Sirimau, kepada wartawan Sabtu 19 Mei kemarin.

Beberapa waktu lalu Kata Akbar, pihak dinas PUPR menurunkan jajarannya untuk membersihkan sejumlah drainase yang menjadi salah satu pemicu banjir di kota Ambon. Akan tetapi, perbaikan tersebut tidak dilakukan secara merata. Banyak saluran air atau sejumlah selokan yang tidak diperbaiki. Akibatnya, rumah warga selalu digenani air dan jalan-jalan selalu dipenuhi sampah.

Menurut dia, ini harus disikapi oleh walikota. Agar bisa memerintahkan dinas memperbaiki seluruh drainase. Karena salah satu penyebab banjir adalah drainase yang sudah tidak lagi berfungsi.

Hal yang sama juga terjadi di Nusaniwe. Hal ini disampaikan Idrus Ohorella, salah satu warga Nusaniwe. Setiap musim hujan, banyak jalan-jalan yang digenangi air. Kondisi ini akibat banyak drainase yang belum diperbaiki oleh pemerintah melalui dinas terkait.

Jika pemerintah belum mampu melakukan pengerukan sungai di kota Ambon, maka salah satu solusi untuk mengurangi banjir saat musim penghujan adalah dengan memperbaiki dan membersihkan seluruh drainase di Kota Ambon. “Upaya pengerukan sungai ini kan masih sebatas wacana yang mungkin belum mampu dilakukan pemerintah Kota. Dan menurut beta (saya) selaku masyarakat kota Ambon, salah satu upaya mengurangi banjir saat musim hujan adalah membersihkan dan memperbaiki saluran air atau selokan yang ada. Sehingga ketika hujan, airnya itu mengalir dengan baik dan tidak menggenangi lingkungan warga atau jalan-jalan yang ada. Dan ini sangat merugikan kami,” kata dia. (R1)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top