HUKRIM

Warga Tangkap Pelaku Curanmor Di Kota Ambon

RakyatMaluku.com – WARGA Waraka, Kabupaten Maluku Tengah, menangkap seorang pelaku pecurian motor (curanmor) di Kota Ambon, Arnes Maalalu (18). Anes ditangkap pada, Minggu, 29 Juli. Ia kemudian dibawa ke Polsek Teluk Elpatuhi, kemudian Polsek menyerahkannya ke Unit II Satuan resrse Kriminal (Satreskrim) Polres Pulau Ambon dan Pp Lease, untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Pelaku dibawa warga ke Polsek Elpaputih pada, Minggu, 28 Juli. Polsek kemudian menyerahkan ke kami. Kita sudah tetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka. Warga curiga saat tersangka mencari pembeli. AM diamankan di Kantor Desa setempat, di hadapan masyarakat dia akui kalau motor yang hendak dijualnya merupakan hasil curian,” kata Kasat Reskrim AKP R.E Adikusuma kepada wartawan, Senin, 6 Agustus.

Lanjut Kasat, ketika tersangka diinterogasi oleh penyidik, diakuinya kalau dia tak sendiri. Ia mengambil motor milik Burnama Usman, yang terparkir di garasi rumahnya di RT 040/RW 008, Desa Passo, pada Kecamatan Baguala, Kota Ambon, pada Sabtu, 28 Juli.

Setelah mencurinya, motor tersebut dimuat di mobil Bis jurusan Ambon-Waraka. Modus pencurian motor dinas milik korban, dilakukan tersangka bersama 4 orang temannya dengan cara mendorong motor. Berhasil keluarkan kendaraan roda dua tersebut, plat motor dilepas.

“Sesampainya di Desa Waraka, Kecamatan Teluk, pelaku kemudian menurunkan motor tersebut dan melalui menyambung kabel untuk menyalakan sepeda motor curiannya. Motor curian tersebut dibawa pelaku untuk dijual kepada masyarakat yang ada di Desa Waraka dengan harga sekitar Rp6 juta,” ucapnya.

Sambung dia, setiap kendaraan yang dijual, itu hasilnya dibagi bersama ke 4 temannya di mana masing-masing mendapatlan jatah per orangnya sekitar Rp500.000- Rp 600.000.

“Masih ada 4 teman pelaku yang masih dalam pengejaran polisi. Berdasarkan pengakuan tersangka, salah satu dari temannya saat ini masih membawa sebuah sepeda motor curian merk Vega R yang hingga kini masih dalam penyelidkan polisi. Tersangka disangkakan dengan Pasal 362, Pasal 363 atau Pasal 55, 56 KUHPidana, dengan ancaman hukuma maksimal 7 tahun penjara, “ tutupnya. (AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top