HUKRIM

Yonif 711/Raksatama Torehkan Prestasi, Tangkap Ilegal Logging Sampai Gembong Narkoba

RakyatMaluku.com – SEBELUM bertugas sebagai Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) Maluku, Batalyon 711/Raksatama Kodam XIII/Merdeka, in menorehkan sejumlah prestasi gemilang saat melaksanakan tugas.

Waktu melakukan Pengamanan Perbatasan (Pamtas) di Marauke, Papua, tahun 2014-2015, Yonif yang dibentuk 16 April 1962, berhasil menangkap pelaku ilegal logging, dan penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM). Sementara sebelum bertolak ke Kota Ambon, mereka menangkap gembong narkoba di Palu, Sulawesi Tengah.

Penangkapan bandar narkoba dipimpin langsung Komandan Batalyon (Danyon) 711 Letnan Kolonel (Letkol) Inf Fanny Pantouw. Dan mendapat apresiasi dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulteng.

Letkol Fanny Pantouw mengatakan, pihaknya diberi tugas dan tangggung jawab oleh negara, tidak saja menjaga kedaulatan NKRI, tapi juga memberantas mafia ilegal logging dan narkoba.

“Jadi sudah menjadi tanggung jawab kami sebagai abdi negara. Para pelaku kriminal kita serahkan ke polisi untuk diproses. Kami kan tidak mempunyai kewenangan mengusut kasus kriminal,” kata Danyon kepada Rakyat Maluku, Kamis, 2 Agustus.

Untuk menjalankan tugas di Maluku, ucap pria yang pernah bertugas di Lebanon, prajurit Yonif 711 terlebih dahulu melakukan serangkaian tes, mulai dari kesehatan, psikologi serta jasmani.

“Jumlah personel kami sebanyak 500 orang, terdiri dari 23 perwira, 74 Bintara dan 403 Tamtama. Personel satgas ini sudah melewati beberapa tahapan tes, dan latihan Pratugas selama kurang lebih 1 bulan, sehingga siap melaksanakan Satgas di Provinsi Maluku untuk membawa perdamaian di Tanah Para Raja-Raja ini,” tutur Fanny Pantouw.

Tugas yang diemban dirinya bersama anggota 711/Raksatama, kata dia, menjaga stabilitas keamanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku.

“Wilayah penugasan Yonif 711/Raksatama di Maluku terbagi dalam beberapa wilayah diantaranya di Pulau Ambon, Seram, Buru, Kepulauan Lease dan Maluku Tenggara,” ungkap perwira dua melati di pundak ini.

Tambahnya, selama berada di Maluku kurang lebih 9 bulan kedepan, pihaknya akan melaksanakan kegiatan teritorial seperti membantu dan memberdayakan masyarakan di bidang,perikanan, kesehatan dan pendidikan.

“Harapan Yonif 711/ Raksatama dalam pelaksanaan tugas Di Maluku dapat bersinergi dengan masyarakat setempat untuk bersama-sama mewujudkan Maluku yang aman, damai dan sejahtera,” tandas Danyon. (AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top