AMBONESIA

95,44 Persen Data KPU, Baileo Menang Telak

Murad Ismail-Barnabas Orno (BAILEO)

RakyatMaluku.com – KEKHAWATIRAN publik terhadap penghitungan suara hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Maluku, pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku, yang bakal meleset dari data lembaga survei semakin tidak terbukti.

Sesuai laporan KPU Maluku, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Murad Ismail-Barnabas Orno, masih unggul jauh dari dua pasangan lainnya, masing-masing, Said Assagaff-Andreas Rentanubun (Santun), dan pasangan Herman A Koedoeboen-Abdullah Vanath (Hebat).

Hal ini sesuai dengan data rill count hasil Pilkada Maluku yang telah terupdate di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku. Di mana, jumlah data yang sudah terupdate sampai saat ini mencapai 95,44 persen.

Menariknya, data ini tidak berbeda jauh dari hasil perhitungan cepat, yang dirilis oleh lembaga survei, tepat pada Pilkada Maluku 27 Juni 2018 lalu. Di mana, pada data rill count KPU Maluku sampai saat ini, pasangan Baileo masih unggul jauh, dengan total perolehan suara 305.310 atau 39,50 persen. Sementara pasangan Santun tertinggal jauh dengan perolehan suara 245.645 atau 31,78 persen. Terakhir, pasangan Hebat dengan total suara 221.980 suara 28,72 persen.

“Data masuk ke kita sampai Pukul 16.49 WIT, kemarin. Total progres sebanyak 95,44 persen yang masuk ke KPU Maluku. Sisa 4 persen lebih untuk mencapai 100 dari hasil entri C-1. Data sementara yang merupakan bagian dari informasi publik terhadap masyarakat.” Demikian disampaikan Ketua KPU Maluku, Samsul Rifan Kubangun, kepada wartawan kemarin.

Menurut Rifan, hasil hitung C-1 merupakan bagian dari informasi transparansi serta akuntabilitas publik kepada masyarakat terkait proses pelaksanaan penghitungan suara di tingkatan KPPS.

“Hasil pantauan kita, rill count sementara yang telah masuk itu sudah mencapai 95,44 persen. Dari 3.354 TPS, data yang sudah diterima itu sebanyak 3.205.” Sampai kini, lanjut dia, sudah ada lima kabupaten/kota yang datanya final 100 persen masuk ke KPU.

Kabupaten Buru, Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Seram Bagian Barat, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, dan Kota Ambon.

Sementara sisa kabupaten/kota lainnya; Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku Tenggara, Maluku Tengah, Maluku Barat Daya, Kota Tual, dan Buru Selatan, belum mencapai 100 persen. Sesuai laporan yang diterima, lanjut dia, data Kabupaten Maluku Barat Daya yang paling banyak belum diterima, dibanding kabupaten/kota lainnya yang belum rampung 100 persen masuk ke KPU.

“Hasil ini masih bersifat sementara. Nanti rekapannya akan berlangsung secara berjenjang, mulai dari PPK, kabupaten hingga ke rekapitulasi di tingkat KPU Provinsi yang dimulai dari tanggal 7 hingga 9 Juli besok,” ujar Syamsul. (R1)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top