POLITIK

Abdullah Tuasikal Sebut Ada yang Coba Bermain di Air Keruh

RAKYATMALUKU.COM – AMBON,- Pilkada Gubernur Maluku baru akan dilaksanakan di Tahun 2024 mendatang. Meski terbilang masih jauh, namun masyarakat telah melakukan simulasi pasangan calon yang digadang bakal maju bertarung di kontestasi politik lima tahunan itu.

Simulasi masyarakat terhadap para tokoh telah dilakukpilkadaan, alah satunya dengan beredarnya sticker dua sosok figur yang coba disandingkan sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku mendatang.

Dua sosok figur yang tersebar lewat sticker itu yakni mantan Pangdam XVI/Pattimura, Letnan Jenderal TNI Jeffry Apoly Rahawarin (JAR) yang saat ini menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III dan Abdullah Tuasikal yang saat ini menjabat Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem.

Abdullah Tuasikal kepada rakyatmaluku.com mengaku tidak tahu soal beredarnya sticker itu. Informasi itu baru diketahui lewat pesan WhatsApp yang dikirim oleh rekan-rekannya.

Dia berpendapat, hal itu juga tidak mungkin dilakukan oleh JAR sebagai seorang jenderal. Wacana ini sengaja dilakukan oleh oknum-oknum tak dikenal untuk memprovokasi situasi politik di Maluku.

“Bagi saya, ini adalah permainan orang, yang sengaja bermain di air keruh, dan mau memprovokasi keadaan,” kata politisi yang akrab disapa AT itu, Rabu Malam, 9 September 2021.

AT juga mengaku belum berfikir untuk maju dalam kontestasi Pilkada Maluku. Dia bahkan lebih memilih untuk fokus memperjuangkan aspirasi masyarakat Maluku di parlemen pusat.

Menurutnya, beredarnya sticker yang dilakukan oleh orang tak dikenal merupakan tindakan provokatif untuk mengganggu hubungan kemitraan dia sebagai wakil rakyat dengan Gubernur Maluku Murad Ismail.

“Integritas antara saya dengan pak Gubernur harus dijaga sebaik mungkin untuk mendorong pembangunan di Maluku,” terang dia.

Dia memastikan, sticker yang tersebat itu bukan dari konstituennya. “Itu bukan dari pasukan saya. Pasukan saya itu taat asas semua,” tutur AT.

Mantan Bupati Maluku Tengah (Malteng) itu, secara pribadi dirinya belum berfikir untuk bertarung di Pilkada Maluku. Bagi dia, tugas dan tanggungjawab sebagai wakil rakyat saat ini sangat penting.

“Walanda masih jauh. Bagi saya itu tindakan orang Karena masih banyak tugas penting yang mesti saya kerjakan,” tandasnya. (**)

--------------------

Berita Populer

To Top