KESEHATAN

Anak Usia 9 Bulan-15 Tahun Wajib Imunisasi

 – Cegah Penyakit Menular Campak Dan Rubella

RakyatMaluku.com – DINAS Kesehatan Provinsi Maluku bersama Yayasan Lingkar Pemberdayaan Perempuan dan Anak (LAPPAN) Maluku menggelar Sosialisasi Imunisasi Campak dan Rubella kepada perwakilan masing-masing awak media lokal di Kota Ambon, yang berlangsung di Hotel Marina, Kota Ambon, Rabu,18 Juli 2018.

Pemateri dalam sosialisasi itu, Konsultan UNICEF Dr. Purwanto dan Dr. Siska, Kabid P2P Dinkes Maluku Dr. Rita Taihitu, dan Kakanwil Kemenag Provinsi Maluku Fesal Musaad. Sedangkan Koordinator kegiatan, Direktur Yayasan LAPPAN Maluku Baihajar Tualeka.

Dr. Rita Taihitu, dalam pemaparan materinya mengatakan, tujuan digelarnya sosialisasi Imunisasi Campak dan Rubella bersama awak media, agar dapat teruskan kepada masyarakat luas tentang pentingnya imunisasi Measles Rubella (MR) kepada anak-anak usia sembilan bulan sampai usia 15 tahun. Sebab, Campak dan Rubella adalah penyakit berbahaya dan menular yang disebabkan oleh virus.

“Sosialisasi bersama awak media ini adalah langkah awal yang dilakukan. Harapannya, teman-teman pers dapat menyebarluaskan pentingnya imunisasi bagi anak di usia 9 bulan – 15 tahun untuk mencegah penularan virus Campak Dan Rubella yang ada di masyarakat,” katanya.

Dijelaskan, penyakit Campak dikenal juga sebagai Measles (sarampah). Campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular yang disebabkan oleh virus dan ditularkan melalui batuk dan bersin. Gejala penyakit Campak adalah demam tinggi, bercak kemerahan pada kulit (rash) disertai dengan batuk, pilek, mata merah (conjungtivitis).
“Penyakit ini akan sangat berbahaya apabila disertai dengan komplikasi pneumonia, diare, me­ningitis dan bahkan dapat menyebabkan kematian,” jelas Rita.

Sedangkan penyakit Rubella, lanjut Rita, adalah suatu penyakit yang mirip dengan Campak yang juga ditularkan melalui saluran pernafasan saat batuk atau bersin akibat virus. Rubella pada anak sering menimbulkan gejala demam ringan atau bahkan tanpa gejala, sehingga sering tidak terlaporkan.

“Namun Infeksi Rubella yang menyerang wanita hamil terutama pada kehamilan trimester 1 (3 bulan pertama) dapat mengakibatkan keguguran atau bayi lahir cacat bawaan yang disebut Congenital Rubella Syndrome (CRS) atau Sindroma Rubella Kongenital. CRS umumnya bermanifestasi sebagai penyakit jantung bawaan, katarak kongenital, microcephaly (kepala kecil) dan tuli,” paparnya.

Tidak ada pengobatan untuk penyakit Campak dan Rubella, namun penyakit tersebut dapat dicegah melalui imunisasi MR. Pentingnya program imunisasi ini demi terlaksananya bebas penyakit campak dan pengendalian rubella pada tahun 2020.

“Jadi, mencegah lebih baik dibandingkan mengobati. Pemberian imunisasi MR ini diharapkan dapat mencegah datangnya penyakit campak dan rubella. Pemerintah menargetkan mengeliminasi campak dan rubella serta kecacatan bawaan pada tahun 2020 mendatang,” tutur Rita.

Salah satu upaya yang perlu dilakukan untuk mempercepat pencapaian tujuan tersebut adalah dengan melaksanakan kampanye dan introduksi imunisasi Campak dan Rubella. Kampanye imunisasi MR ini bertujuan untuk memutus transmisi penularan virus Campak dan Rubella yang ada di masyarakat.

Sasaran pelaksanaan kegiatan imunisasi massal MR adalah seluruh anak usia 9 bulan sampai dengan <15 tahun yang totalnya berjumlah sekitar 67 juta anak, atau seperempat dari total jumlah penduduk Indonesia. Sedangkan Jumlah sasaran di Provinsi Maluku adalah sebesar 546.335 anak di 11 kabupaten/kota, dengan pembagian sebagai berikut:

Kampanye imunisasi MR dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia (34 provinsi) dan waktu pelaksanaannya dibagi ke dalam 2 fase. Fase pertama di bulan Agustus-September 2017 di Pulau Jawa dan, fase kedua di bulan Agustus-September 2018 di luar Pulau Jawa (28 provinsi).

Pelayanan imunisasi dilakukan di pos-pos pelayanan imunisasi yang telah ditentukan yaitu sekolah-sekolah dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Target cakupan kampanye adalah minimal 95%. Dengan cakupan yang tinggi dan merata minimal 95% akan terbentuk herd immunity atau kekebalan kelompok yang dapat memutus mata rantai penularan Campak dan Rubella di masyarakat. (RIO)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top