LINTAS DAERAH

Anggota TNI Asal Maluku Gugur di Papua

RAKYATMALUKU.COM – AMBON, — Keluarga Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) kembali berduka. Kali ini, dua prajuritnya; Prada Ardiyudi dan Praka M Alif Nur Angkotasan terbunuh setelah diserang 20 orang pemberontak di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua, Selasa, 18 Mei 2021.

Kedua korban yang tergabung dalam Satgas Pamrahwan Yonif PR 432/WSJ, gugur dengan mengalami luka bacok di bagian kepala dan tangan. Satu dari dua prajurit itu berasal dari Maluku, yakni M Alif Nur Angkotasan.

Informasi yang dihimpun Rakyat Maluku, keduanya saat itu sedang melakukan pengamanan pada proyek pembangunan pagar di areal Bandar Udara Nop Goliat Deikai.

Ketika sedang melakukan pengamanan, tiba-tiba mereka diserang sekelompok orang tak dikenal. Keduanya kemudian dibacok. Prada Ardiyudi diparangi bagian kepala. Untuk Praka M Alif Nur, tidak saja dikepala tapi juga ditangan.

Selain dibacok, dua pucuk senjata SS1 V1 juga dibawa kabur kelompok yang diduga kelompok kriminal bersenjata (KKB) itu.

Prada Ardiyudi saat itu juga gugur di lokasi kejadian, sedangkan M Alif Nur sempat dirawat di Rumah Sakit di Yahukimo, tapi tak lama ia juga menunggal.

Praka M Alif Nur merupakan lulusan SMA Negeri 1 Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah. Ia menghabiskan masa kecilnya di Pelauw. Lulus tahun 2011, ia kemudian mengikuti tes calon Tamtama, dan dia pun dinyatakan lulus.

Setelah keluar dari pendidikan Tamtama di Rindam XVI/Pattimura, M Alif Nur dikirim ke Makassar dan menjadi prajurit Batalyon 432/WSJ.

Danrem 172/PWY Brigjen Izak Pangemanan yang dalam membenarkan tewasnya dua prajurit TNI itu. Hanya saja, dia mengaku belum bisa memastikan siapa para pelaku tindak kekerasan itu. (*)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
--------------------

Berita Populer

To Top