HUKRIM

Berkas Pembakar KM Sari Segara Tahap I

RakyatMaluku.com – SETELAH merampungkan berkas tersangka pembakar KM Sari Segara dan penganiaayan ABK Sari Segara Ellen Harin (32), penyidik Unit I Satreskrim Polres Pulau Ambon dan Pp Lease, mengirmkan berkas tersebut ke jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kejaksaan Negeri Ambon, Senin, 2 Juli.

Kasat Reskrim AKP R.E Adikusuma mengatakan, pasca dua kasus ini terjadi, pihaknya langsung melakukan pengumpulan bahan keterangan baik di lapangan tempat kejadian perkara (TKP) maupun dari pemeriksaan puluhan saksi, termasuk tersangka Andreas, nelayan asal Nusa Tenggara Timur (NTT).

Saksi-saksi yang dimintai keterangan, semuanya menjelaskan bahwa Andreas betul-betul melakukan penganiayaan disertai pembakaran kapal milik warga Bali.

“Semua saksi menjurus ke tersangka. Tersangka juga sudah kita periksa, makanya berkasnya telah kita rampungkan sehingga hari ini (kemarin, red) Tahap I. Tinggal kita tunggu arahan jaksa saja. Apakah nanti dikembalikan untuk kemudian berkasnya kita l;emnhgklapi atau langsung Tahap II. Kiat Sangkakan tersangka dengan Pasal 351 Ayat (2) dan Ayat (1) Jo pasal 64 KUHPidana,” ucapnya.

Sebelumnya, lantaran diduga defresi, Andreas (32), akhirnya menikam Anak Buah Kapal (ABK) Sari Segara Ellen Harin (32). Tidak saja nyaris membunuh warga Kediri, Jawa Timur itu, tapi nelayan asal Nusa Tenggara Timur (NTT), juga membakar KM Sari Segara 29, yang saat itu ditambatkan di Pelabuhan Amareka, Laha, Kecamatan Teluk Ambon, Senin, 4 Juni sekitar pukul 05.30 WIT.

Penganiayan memakai alat tajam bermula ketika pelaku dalam kondisi mabuk, naik ke KM Sari Segara, Andreas pun masuk ke kamar dan menikam Ellen Haris, yang saat itu sedang tidur. Korban dalam posisi terlatang ketika itu.

Merasakan pedih pada bagian leher, korban langsung terbangun, dan melihat Andreas sedang memegang sebilah pisau. Andreas mencoba menusuk Ellen kedua kali, tetapi galal karena korban dengan sigap menahan tangan pelaku memegang pisau.

Tak lama korban kabur, keluar kamar karena dia berhasil menjatuhkan pelaku. Saat korban turun dari kapal, slah satu kawannya membantu, dan membawa Ellen ke Rumah Sakit AURI untuk mendapat perawatn medis.

Sementara pelaku sendiri, berada di atas kapal, dia pun masuk ke kamar mesin dan tak lama kemudian terlihat asap keluar dari kamar mesin. Salah seorang ABK Sari Segara, yang ketika itu masih berada di kapal, terbangun karena merasakan panas. Melihat api, ABK tersebut memotong tali dan mendorong kapal ke tengah laut. Kemudian pelaku keluar lompat dari kapal untuk menyelamatkan diri dan berenang tepian pantai. Di darat, massa mengeroyok Andreas. Sehingga dia mendapat delapan luka robek di kepala. Andreas sampai saat ini masih lemas.

Kapolres Pulau Ambon dan Pp Lease AKBP Sutrisno Hady Santoso membenarkan kejadian itu. Kata Kapolres,Andreas menikam Ellen Harin, pada saat Ellen sedang tidur di kamarnya di kapal.

“Telah terjadi tindak pidana penikaman yang dilakukan oleh pelaku, saudara Andreas terhadap diri saudara Ellen Harin ELEN Harin. Ini sementara korban sedang tidur di Kapal Sari Segara. Pelaku masuk dan menikam korban pada bagian kanan leher, kemudian korban berkelahi dengan pelaku dan pelaku terjatuh kemudian korban keluar dari kapal dan naik ke dermaga, dan korban dibawa salah seorang ke rumah sakit AURI untuk dilakukan pertolongan,” jelasnya.

Tidak lama, pasca penganiayaan menyebabkan orang terluka, itu kapal Sari Segara terbakar. Diduga Andreas yang membakarnya. Pelaku juga selamat dari kebakaran kapal itu. Namun, nahas, di darat, dia dikeroyok massa.

“Terlihat kobaran api dari arah mesin kapal, dan pelaku keluar, lompat dari kapal untuk menyelamatkan diri. Di darat massa langsung melakukan pengeroyokan terhadap Andreas. Kasus ini masih dalam penyelidikan,” tandasnya.
(AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top