BERITA COVID-19

Besok, Sanksi Usaha Kuliner Malam Ditegakkan

RAKYATMALUKU.COM – AMBON, – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon kembali mempertegas sanksi bagi pelaku usaha kuliner malam di Kota Ambon. Hal ini dilakukan untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Kota Ambon, yang sampai kini masih menelan korban jiwa.

Selain itu, tingkat penyebaran dan penularan Covid di Kota Ambon saat ini kembali meningkat. Meski dalam persentasenya tidak terlalu tinggi, namun upaya Pemkot untuk tetap menjaga agar zonasi Kota Ambon tidak kembali ke merah.

Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada para pelaku usaha kuliner terkait dampak yang bisa ditimbulkan apabila para pedagang mengabaikan aturan yang sudah ditetapkan. “Sesuai aturan yang sudah ditetapkan oleh Pemkot Ambon, bahwa untuk kuliner malam dibatasi jam operasional hingga pukul 23.00 WIT. Pembelakuan sanksi akan dilakukan mulai hari senin besok,” jelas Richard.

Kata Richard, ketegasan harus dilakukan karena melihat perkembangan kasus Covid-19 di Kota Ambon yang cenderung meningkat. Ia kuatir kedepan akan menjadi masalah serius bagi Kota Ambon. Jadi, untuk mengantisipasi hal itu, maka Pemkot harus serius dalam menanganinya. “Kota Ambon untuk meningkat ke zona kuning saja, sulit. Maka kita harus terus berupaya untuk tidak lagi masuk ke zona merah,” kata dia.

Pemkot harus kembali perketat seluruh pengawasan terhadap potensi penyebaran yang bisa menimbulkan klaster baru, dengan mengawasi kuliner malam. Ruang untuk usaha tetap ada tapi harus tetap taat terhadap aturan protokol kesehatan.

Ia mengungkapkan, penanganan seorang pasien terkonfirnasi Covid-19 sangat mahal. Bukan soal anggaran, namun juga waktu yang terbuang bagi seorang pasien selama mengikuti program isolasi. Karena itu diharapkan kesadaran masyarakat untuk sama-sama menekan penyebaran Covid-19 di Kota Ambon. “Kalau masyarakat mau bekerjasama dengan Pemerintah untuk mengatasi hal ini, maka anggaran tersebut dapat dipakai untuk kepentingan lain bagi masyarakat,” kata dia. (*)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
--------------------

Berita Populer

To Top