---------
NEWS UPDATE

Dinsos Maluku Santuni Keluarga Korban Suku Mausu Ane

RakyatMaluku.com – KRISIS pangan yang terjadi di suku Mausu Ane, yang menyebabkan empat warga meninggal dunia, berangsur-angsur mulai ditangani pemerintah Provinsi Maluku.

Melalui Dinas Sosial Privinsi Maluku, bantuan terus digulirkan, di mana tim diterjunkan ke lokasi dengan memberikan pangan. Selain itu, para ahli waris akan memperoleh santunan.

“Kemungkinan besar akan dilakukan langkah-langkah kongkrit berupa pemberiaan santuan kepa­da ahli waris. Biasanya kalau yang meningal itu uang tunai. Biasanya Rp15 juta per ahli waris,” ucap Kadis Sosial, Sartono Pinning, kepada pers di ruang kerjanya, Jumat, 27 Juli 2018.

Selain itu, warga Komunitas Adat Terpencil (KAT) ini juga mendapat bantuan berupa selimut, mat­ras termasuk mendirikan tenda untuk mereka. Dinsos Maluku, tambah dia, melakukan indentifikasi terhadap masalah-masalah yang ada di sana.

“Bantuan terus kita kucurkan, termasuk melaku­kan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Kemudian kita laporan tidak resmi sampai laporan resmi. Kita turunkan tim, dan dari Kementetian Sosial yang terdiri dari Direktorat Bencana. Kita sampai ke lokasi,” ujarnya.

Disinggung terkait korban jiwa akibat kurangnya pangan, ia mengatakanm sudah bertambah menjadi empat orang. Penambahan satu korban jiwa ini baru diterima laporannya.

“Bertambah satu, mungkin karena ada sakit, kondisinya begitulah. Jadi saya mau katakan di sana itu kurangnya pangan. Krisis pangan karena lahan mereka diserang hama. Hama babi hutan dan tikus,” tandas Kadis Sosial Maluku itu. (AAN)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
--------------------

Berita Populer

To Top