NEWS UPDATE

Dua ABK Terbakar di Kamar Mesin

RAKYATMALUKU.COM – AMBON, – Pemeriksa terhadap lima Anak Buah Kapal (ABK) KM. Hentri, selesai dilakukan.
Dari keterangan Ardian Rahman, Hengki Kurniwan, La Asri, Angga Pramudia, dan Asep Suryana, terungkap kalau api berasal dari kamar mesin yang berada di dek bawah. Dua orang ABK, yakni Damar dan Indra, disebutkan terbakar dalam kamar mesin.

“Meskipun api berasal dari kamar mesin, tapi belum bisa dipastikan penyebab kebakaran.
Berdasarkan fakta-fakta yang diperoleh dari keterangan saksi-saksi hingga saat ini belum diketahui penyebab terbakarnya KM. Hentri,” kata Kasat Reskrim Polres Malra AKP Hamin Siompu kepada Rakyat Maluku, Senin, 13 September 2021.

Apakah ada masalah antar ABK, baik sebelum kapal berangkat dari Pelabuhan Muara Angke, Jakarta atau saat berada di luat? Hamin membantahnya.
“Sebelumnya atau saat dalam pelayaran tidak terjadi masalah atau terjadi salah paham di atas KM. Hentri antara sesama ABK,” jelasnya.

Siompu menjelaskan, Jumat, 3 September 2021 sekitar pukul 05.00 WIT, KM Hentri terbakar. Api muncul pertama kali pada bagian mesin. Melihat itu, Ardian Rahman berlari naik ke atas untuk memberitahukan kepada Nahkoda dan ABK lainnya dan selanjutnya semua ABK menyelamatkan diri kebagian depan kapal.

Saat bagian atas kapal sudah terbakar Nahkoda dan ABK melompat ke laut.

“Ada yang sudah meloncat terlebih dahulu, dan mereka tidak muncul di permukaan
Sekitar pukul 07.00 WIT, saat matahari sudah muncul Ardian Rahman, melihat tinggal mereka berlima. Kalau dua orang ABK terbakar dalam kamar mesin. Damar dan Indra,” ucapnya.

Tanggal 6 September 2021, mereka baru diselamatkan sekitar pukul 13.00 WIT, oleh
kapal pencari telur ikan.

“Mereka dibawa ke Desa Tanimbar Kei. Sampai di desa tanggal 7 September 2021 sekitar pukul 12.00 WIT. Mereka kemudian ditolong dan dirawat hingga 10 September 2021,” ujarnya. (AAN)

--------------------

Berita Populer

To Top