NEWS UPDATE

Edar Sabu, Warga Mangga Dua Divonis 4,2 Tahun Penjara

Ilustrasi

RakyatMaluku.com – PENGADILAN Negeri (PN) Ambon menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Absalom Aninjola alias Absa, warga Mangga Dua, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, selama empat tahun dua bulan (4,2), dan membayar denda Rp 180 juta subsider dua bulan kuru­ngan. Sebab, terdakwa terbukti melakukan tindak pidana men­jual narkotika jenis sabu-sabu.

“Menyatakan, perbuatan ter­dakwa Absalom Aninjola alias Absa terbukti melanggar Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” ucap Ketua Majelis Hakim Pasti Tarigan, saat membacakan amar putusannya, di PN Ambon, Rabu, 4 Juli 2018.

Terhadap putusan majelis hakim, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon Syahrul Anwar dan terdakwa melalui Penasehat Hukumnya, Abdul Basir Rumagia, menyatakan pikir-pikir. Sehingga Ketua Majelis Hakim Pasti Tarigan memberikan batas waktu selama 14 hari untuk kedua pihak segera menyatakan sikap.

Hukuman yang dijatuhi majelis hakim itu lebih ringan dari tuntutan JPU, yang sebelumya menuntut terdakwa Absalom Aninjola alias Absa selama enam tahun enam bulan (6,6) penjara, dan membayar denda Rp 180 juta subsider dua bulan kurungan.

JPU dalam dakwaannya menjelaskan, terdakwa Absalom Aninjola alias Absa berhasil ditangkap petu­gas kepolisian saat melakukan transaksi jual beli Narkotika jenis sabu-sabu di depan Cafe Nikita, Jalan Ay Patty, Kota Ambon.
Awalnya, saksi Lani Sudaryanto, saksi Anwar Abatin, saksi Saiful Rahman, saksi Alfin Gunawan mem­peroleh informasi bahwa terdakwa sering men­jual narkotika jenis sabu-sabu. Para saksi kemu­dian melakukan pengembangan dengan menje­jaki keberadaan terdakwa.

Selanjutnya, para saksi menyuruh salah satu warga (Cepu) untuk membeli narkoba kepada terdakwa di Jalan Ay Patty depan Cafe Nikita, lalu diberikan uang sebesar Rp 1 juta. Setelah terdakwa menerima uang dari Cepu, Cepu langsung memberitahu saksi Lani Sudaryanto dan saksi Anwar Abatin untuk membuntuti terdakwa yang menggunakan sepeda motor mendatangi saksi Ridolf Telussa yang tinggal disepu­taran tempat putar Angkot Kudamati, Kelu­rahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe.

Sesampainya di Kudamati, saksi Rudolf Telussa langsung membeli Narkoba kepada saudara Patrik (DPO). Setelah transaksi selesai, saksi kemudian memberikan sabu-sabu itu ke terdakwa, dan terdakwa langsung membawa barang haram itu ke Jalan Ay Patty, depan Cafe Nikita. Sesampainya di depan Cafe Nikita, terdakwa lalu melakukan transaksi dengan Cepu, dan petugas kepolisian yang sudah menunggu langsung melakukan penangkapan terhadap terdakwa. (RIO)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top