Uncategorized

Enam Mahasiswa FKIP PKL Di Thailand Dan Philipina

RakyatMaluku.com – ENAM mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), resmi dilepaskan oleh Rektor Universitas Pattimura Prof. Dr. M. J Saptenno, untuk mengikuti Program Student Teacher Exchange in South East Asia (SEA Teacher Project), yang merupakan program kerjasama antar Universitas Tinggi yang dipusatkan di Bangkok Thailand, dan Philipina.

Program kerjasama itu telah berlangsung sejak tahun 2016, yang bertujuan memberi kesempatan mahasiswa pada semester 3-4 untuk mengembangkan kemampuan mengajar dan mendidik, serta meningkatkan kemampuan mereka dalam berbahasa internasional dan menambah wawasan regional dan global para mahasiswa.

FKIP yang mulai bergabung pada Batch-5 program ini telah mengikutsertakan mahasiswanya serta menerima mahasiswa asal Thailand pada bulan Januari-Februari awal tahun 2018 dan menerima 2 mahasiswa bidang Biologi asal Thailand yakni Chenchira Phongtaeng asal Valaya Alongkom Univercity dan On-Anong Khantapol asal Rajabhat University.

Rektor Unpatti Ambon, Sapteno, mengatakan, dua mahasiswa asal Thailand selanjutnya akan melakukan praktek di SMP Negeri 14 Ambon. Pada Kesempatan kali ini, Batch-6 FKIP-Unpatti kembali mengirimkan 6 mahasiswanya dengan asal dan penempatan 4 mahasiswa di St. Paul University Surigao-Philipina.

Enam mahasiswa itu masing-masing, Anggia Melinda dan Madelin Tamara asal prgram studi Matematika, Vivian Salelatu dari Kimia dan Nur Aini Ohorella asal Fisika. Sementara Villia Namkatu dan Hendry Tety asal program studi bahasa Inggris yang di tempatkan di Phranakhon Si Ayutthaya University-Thailand.

“Bersamaan dengan itu FKIP Unpatti menerima Mahasiswa asal Pangasinan State University Philipina, masing-masing Rheanne F. Bautista dan Donna Gayle Sabiniano. Keduanya dari jurusan fisika yang akan melakukan praktek mengajar di SMP Negeri 14 Ambon dan di SMA Xaverius Ambon,” jelas dia.

Sapteno berharap, para mahasiswa yang terpilih mengikuti kegiatan ini dapat memanfaatkannya dengan sebaik mungkin, memacu dan meningkatkan diri dan memiliki wawasan ilmu dan budaya, menjaga nama baik institusi dan lembaga, serta yang paling utama adalah berdoa agar mendapat kelancaran dan kesuksesan. “Mulailah sesuatu dengan Doa, karena doa merupakan kekuatan utama kita,” tandas Rektor. (R1)

--------------------

Berita Populer

To Top