LINTAS DAERAH

GP Ansor Maluku: Pembatalan Haji Tahun ini Demi Kemaslahatan Bersama

RAKYATMALUKU.COM – AMBON, — Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Provinsi Maluku, Ridwan Nurdin, mendukung keputusan pemerintah dalam hal ini Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, yang membatalkan keberangkatan jamaah haji Tahun 2021. Dukungan Ridwan menyusul adanya polemik yang muncul di masyarakat pasca keputusan tersebut dikeluarkan. Padahal, keputusan ini dinilai Ridwan, memiliki nilai kemaslahatan untuk umat Islam dan bangsa secara umum. Demikian disampaikan Ridwan Nurdin, melalui releasenya kepada rakyatmaluku.com, Minggu, 6 Juni 2021.



 

Menurut dia, keputusan pemerintah untuk meniadakan haji tahun ini, tidak patut dipolitisasi. Sedianya, kebijakan ini harus diterima secara bijak oleh seluruh masyarakat. Sebab, kebijakan yang diambil ini, tentu sudah melewati berbagai pertimbangan dan keputusan bersama demi kemaslahatan bersama, baik dari aspek agama, sosial hingga perpektif negara.

Sebelum keputusan ini dibuat, lanjut dia, baik Menteri Agama dan tim-nya, Kementerian Luar Negeri, hingga Dubes Indonesia untuk Arab Saudi, sudah berupaya semaksimalnya. Namun, seluruh kebijakan ini tergantung kepada pemerintah kejaraan Arab Saudi. Sebagai negara demokrasi, keputusan tersebut harus dihargai.

Alasan penting untuk tidak memberangkatkan haji tahun ini, lanjut dia, adalah karena wabah Covid-19, yang masih melanda Indonesia, dan sejumlah negara lainnya di dunia, termasuk Arab Saudi. Alasan ini menjadi penting, karena tidak hanya untuk mencegah wabah ini masuk ke Indonesia, tapi juga melindungi jamaah dari serangan wabah mematikan itu, apalagi kata dia, ada mutasi varian baru Covid-19.

“Sedangkan dalam konteks agama, dalam ajaran Islam menjaga jiwa merupakan salah satu dari lima maqashid syariah selain menjaga agama, akal, keturunan, dan harta yang harus dijadikan sebagai dasar pertimbangan utama dalam penetapan hukum atau kebijakan oleh pemerintah agar terwujud kemaslahatan bagi masyarakat. Sehingga demi kemaslahatan jamaah haji, tentu langkah yang dilalukan oleh pemerintah saat ini sudah tepat, karena kita masih dalam situasi pandemi Covid 19. Saya berkeyakinan bahwa pembatalan keberangkatan haji ini merupakan pilihan terbaik meskipun pahit yang dilakukan oleh pemerintah,” jelas dia Ridwan.

Ridwan berharap, Kementerian Agama Maluku beserta jajarannya dapat mensosialisasikan keputusan ini secara arif dan bijak kepada masyarakat, terutama calon jamaah haji, sehingga tidak menjadi polemik. “Mari kita semua elemen bangsa berdoa, agar Allah SWT selalu memberikan kekuatan, kesabaran dan keikhlasan kepada kita dalam menghadapi ujian dan cobaan,” harap dia. (*)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
--------------------

Berita Populer

To Top