HUKRIM

Ini, Pembunuh Firman di JMP Ambon

TERSANGKA, – Baju orange, dua pemuda dengan inisial AP dan RB, yang menjadi pelaku pembunuhan terhadap Firman Ode di Jembatan Merah Putih, yang jasadnya ditemukan pada Kamis, 19 Agustus 2021. |Foto: Mohas Amir : rakyatmaluku.com

RAKYATMALUKU.COM – AMBON, — Tidak lebih dari 24 jam, misteri penemuan jasad atas nama Firman Ali alias Tole, di bawah Jembatan Merah Putih (JMP) diketahui. Dua pelaku penyebab kematian Firman berhasil ditangkap di kawasan Leihitu, Kaupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Demikian disampaikan Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang, saat menggelar Konferensi Pers di Kantor Polresta Perigilima, Kota Ambon, Jumat, 20 Agustus 2021.

baca juga, Polisi Amankan Dua Terduga Pembunuhan di JMP

Kapolresta Ambon dan Pp Lease menjelaskan, Firman yang jasadnya ditemukan tersangkut pada salah satu tiang pancang JMP, ternyata dilempar oleh dua rekannya. Kedua pelaku tersebut berinisial AP dan RB.

Firman sebelum dilempar dari atas JMP, lebih dulu dianiaya oleh kedua pelaku. Setelah dianiaya hingga pingsan, kedua pelaku melemparnya dari atas JMP guna menghilangkan jejak.

Proses Evakuasi Jasad Firman di bawah JMP

Upaya kedua pelaku dengan maksud melempar tubuh Firman dari atas JMP agar masuk ke dalam air laut meleset. Tubuh Firman malah tersangkut pada salah satu tiang penyangga JMP, yang esoknya ditemukan para pendayung perahu Poka-Galala. “Tapi ternyata tubuh korban jatuh tepat di pondasi tiang JMP. Kejadian terjadi pada pukul 03.00 WIT,” urai Kapolresta Ambon.

Ia melanjutkan, kejadian ini bermula, ketika almarhum bersama kedua pelaku sedang mengkonsumsi minuman keras pada salah satu hotel di Kota Ambon, Rabu, 18 Agustus 2021 malam. Tak lama kemudian, terjadi salah paham antara almarhum dengan kedua pelaku. Namun, kejadian ini tak lama, dan ketiganya beranjak pulang ke rumah dengan menggunakan sepeda motor.

“Tapi saat tiba di JMP mereka berhenti, dan kembali terjadi kesalahpahaman. Sehingga terjadilah penganiayaan terhadap Firman yang saat itu langsung pingsan,” urai Kapolresta.

Saat almarhum pingsan itulah, kedua pelaku langsung melemparnya ke bawah JMP. Usai melakukan aksinya, kedua pelaku kembali ke hotel dan menceritakan kejadian ini kepada salah satu teman mereka lainnya. “Dari sinilah menjadi petunjuk awal penyebab kematian korban,” tandas Kapolresta.

Setelah mengumpulkan keterangan dari para saksi dan barang bukti, kedua pelaku langsung diburu dan diamankan di salah satu desa di Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, pada Jumat, 20 Agustus 2021. “Sudah ditahan beserta dengan sejumlah barang bukti. Salah satunya kendaraan yang digunakan tersangka bersama korban pada malam kejadian,” simpul Kapolresta.(*)

--------------------

Berita Populer

To Top