HUKRIM

Jelang Pilkada Masyarakat Diminta Jaga Kamtibmas

RakyatMaluku.com – PEKAN depan atau tepat Rabu, 27 Juni, masyarakat Maluku akan mengelar pesta demokrasi, pemilihan gubernur dan wakil gubernur Maluku periode 2018-2023. Untuk itu, dalam menjaga kualitas demokrasi Maluku dari intimidasi atau tindakan yang dapat mengacaukan Pilkada, maka masyarakat diminta menjaga keamanan dan ketertiban.

“Isu-isu miring maupun intimidasi yang dilakukan demi memenangkan satu pasangan calon pada Pilgub ini harus bisa kita tepis. Caranya, dengan selalu aktif menjaga kondisifitas Kamtibnas di Maluku,”kata Fajrin Rumalatur, salah satu tokoh pemuda Maluku kepada wartawan di Ambon, Kamis, 21 Juni.

Dijelaskan, bila isu murahan bahkan intimidasi terjadi jelang pemilihan gubernur dan wakil gubernur, mengakibatkan rakyat menjadi korban. Padahal, Maluku ini sesaat. Untuk itu, penting sekali kondisi itu harus dijaga. dan inipun harus diikuti dengan kualitas Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) serta Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Maluku, dengan mendukung keamanan, sehingga Pilkada pekan depan berjalan aman.

“Jangan kita mudah percaya isu. Mari kita jaga Pilkada ini sehingga bias berjalan damai, aman dan demokratis,”katanya.

KPU maupun Bawaslu punya peran penting untuk sama-sama menjaga keamanan Pil­ka­da,”­ujarnya.

Soal masa tenang pada Pilgub yang sebentar lagi akan berjalan, Rumalatur mengungkapkan semua pihak yang ikut dalam kontestasi Pilkada Maluku 2018 dari tiga pasangan calon yakni Said Assagaff-Andreas Rentanubun (SANTUN), Murad Ismail-Barnabas Orno (BAILEO), dan Herman Koedoboen-Abdullah Vanath (HEBAT) bisa menaati peraturan perundang-undangan.

“Kemudian, pasangan calon maupun pendukung tim dapat menghargai peraturan yang diterbitkan oleh KPU agar masa tenang tidak menciptakan provokasi dan kampanye hitam. Ini harus kita jaga. Semua pihak dalam hal ini masyarakat harus ikut mendukung proses pemilu berjalan tentram dan demokratis,” tandasnya. (AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top