AMBONESIA

Karpowership Dan PLN Kembali Gelar Paket Ramadan Di Waai

Direktur Karpowership Wilayah Asia Mehmet Ufuk Berk, menyerahkan paket berupa bahan kebutuhan pokok secara simbolis kepada salah seorang penerima saat diselenggarakan buka puasa bersama PT Karpowership bersama warga di Desa Waai, Selasa 22 Mei 2018.

RakyatMaluku.com – SEBANYAK 200 warga muslim yang berdominsili di Desa Waai Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah mendapat paket Ramadhan dari PT. Karpowership Indonesia (KPI) dan PLN. Rangkaian acara yang terpusat di Dusun Ujung Batu dihadiri langsung oleh Direktur Karpowership Indonesia Mehmet Ufuk Berk dan juga General Manager PT. PLN Maluku Maluku Utara yang diwakilkan kepada Kepala Rayon PLN Kecamatan Salahutu.

“Tahun lalu kami melakukan kegiatan yang sama juga di Desa Waai dan menyumbangkan 200 paket Natal bagi masyarakat, tahun ini dalam acara yang sama menyambut bulan suci Ramadhan kami juga ingin menjalin silaturahim dengan warga Waai khususnya bagi yang beragama muslim, dalam mempersiapkan sebulan penuh ibadah puasa,” kata Direktur Karpowership Indonesia Mehmet Ufuk Berk saat memberikan sambutan di acara yang dirangkai dengan buka puasa bersama, Selasa, 22 Mei 2018.

Pembagian paket Ramadhan ini merupakan kewajiban perusahaan dalam program tanggungjawab sosial dan kemasyarakatan yang rutin dilakukan selama dua tahun terakhir. Untuk tahun ini selain di Ambon, PT.KPI juga telah mendistribusikan paket ramadhan di Lombok dan paket natal di Manado, Kupang dan Medan.

Menurut Ufuk, ada tiga fokus dari program CSR PT KPI, yakni kesejahteraan, lingkungan dan pendidikan, sebagaimana yang telah dilakukan di Manado dan Lombok berupa pembangunan Labolatorium Komputer, dan pendistribusian perlengkapan sekolah untuk siswa SD di lima kota yang telah dilakukan, masing-masing Medan, Lombok, Kupang, Manado dan Ambon. Dalam sambutannya, Mehmet Ufuk Berk juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat desa Waai atas sambutan hangat mereka sejak kapal listrik terapung Yasen Bey bersandar hingga beroperasi membantu menyediakan listrik bagi masyarakat Pulau Ambon. Untuk menyambut bulan ramadhan, PT Karpowership Indonesia mendonasikan 200 paket kepada warga Waai, berisi kebutuhan bahan pokok seperti 5 kg beras, 2 liter minyak kelapa, 1 kg gula dan bingkisan kue untuk menyambut lebaran.

“Ramadan merupakan bulan yang suci bagi ummat muslim di seluruh dunia, sehingga dalam mempersiapkannya kami ingin turut berkontribusi dan merayakan bersama warga sekitar Ambon,” kata Mehmet, diakhir sambutannya.

Pada kesempatan itu, Mehmet ikut menjelaskan, Powership tidak menggunakan bahan bakar diesek karena harganya yang mahal, itu yang menjadi tonggak penting yang membedakan Powership dari pembangkit listrik berbasis di darat lainnya. Fleksebilitas bahan bakar Powership memberikan opsi kepada pelanggangnya berdasarkan ketersediaan bahan bakar dan kondisi dimana pembangkit listrik tenaga pengembang itu beroperasi.

“Banyak negara tidak memiliki pipa distribusi LNG atau fasiltas pencairan dan regasifikasi untuk mengimpor gas alam, negara-negara ini dapat dengan mudah mengimpor HFO sulfur rendah dengan harga terjangkau, tanpa harus membangun fasilitas distribusi,” beber Mehmet.

Di sisi lain, dengan memanfaatkan Floating Regasification Units (FRUs), LNG dapat digunakan pada Poweship langsung dari kapal LNG, sehingga tak ada biaya infrastruktur yang harus dikeluarkan untuk memanfaatkan gas alam pada powership. Menurut Ufuk, HFO sulfur rendah telah digunakan banyak pembangkit listrik bebasis darat di seluruh dunia.

HFO adalah bahan bakar dengan harga terjangkau yang memungkinkan operator menghasilkan listrik dengan salah satu bahan bakar berbiaya rendah. HFO juga bisa dibeli di pasar terbuka dengan harga pasar yang kompetitif dan merupakan bahan bakar yang paling banyak tersedia.

Sementara Powership merupakan sebuah konsep yang telah memenuhi standar lingkungan global, menerapkan semua langkah yang diperlukan untuk menjaga lingkungan sekitar agar tetap terkendali dan untuk meminimalisir dampak lingkungan.

“Kehadiran MVPP merupakan solusi cepat untuk memenuhi kebutuhan listrik, sambil menunggu pembangunan pembangkit listrik hingga selesai. MVPP juga punya keunggulan saat digunakan dalam memenuhi kebutuhan listrik di Indonesia, mulai dari tidak membutuhkan lahan hingga mobilitas relokasi yang cepat, fleksebilitas bahan bakar, efesiensi konsumsi bahan bakar, tingkat kebisingannya pun rendah dan produksi limba yang renah,” demikian jelas Ufuk. (ARI)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top