HUKRIM

Kejati Kawal 30 Proyek Pembangunan Strategis Rp2,4 Triliun

RAKYAYMALUKU.COM – AMBON, – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku melalui Bidang Intelijen mengawal 30 proyek pembangunan strategis, dengan nilai kontrak proyek sebesar Rp 2.449.592.297.000 atau Rp 2,4 triliun milik tujuh instansi di tahun 2021.

“Tugas kami tidak hanya fokus menangani perkara, tetapi juga ikut mengamankan pembangunan strategis oleh pemerintah,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku, Undang Mugopal, kepada koran ini di kantornya, Kamis, 6 Januari 2022.

Ia menjelaskan, pengamanan pembangunan strategis nasional oleh Kejaksaan ini, berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2006 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

“Jadi, Kejaksaan wajib mengamankan pembangunan strategis nasional, karena itu amanat dan tugas mulia dari pemerintah,” jelas Undang.

Menurut dia, pembangunan strategis dan pemulihan ekonomi di daerah dapat terwujud dan kokoh apabila ditopang oleh hukum yang kuat.

“Olehnya itu, Kejaksaan sebagai institusi penegak hukum harus dapat memegang peranan sebagai aktor intelektual yang mampu menyeimbangkan neraca keadilan yang tersirat dengan kepastian hukum yang tersurat.

Sehingga, lanjut Undang, proses penegakan hukum yang dilakukan akan mampu memberikan kemanfaatan pada setiap proses pembangunan.

“Dalam arti lain, proses penegakan hukum haruslah seiring dan tidak boleh menghambat jalannya pembangunan dan roda perekonomian,” ujarnya. (*)

--------------------

Berita Populer

To Top