DPRD SBB

Komisi II DPRD SBB Bahas Pengeroyokan Dokter Meinny bersama Dinkes

RAKYATMALUKU.COM – SBB, – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (SBB) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan pimpinan pada lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten SBB, dalam rangka membahas dugaan pengeroyokan terhadap dr. Meinny Jean Lessy. Rapat yang digelar tertutup tersebut dihadiri Kadis Kesehatan, Bendahara Puskesmas Inamosol, serta Dokter Meinny Jean Lessy, di Ruang Komisi II DPRD SBB, Piru, Senin, 5 Oktober 2020.

Pasalnya, kasus tersebut dianggap telah mencoreng nama baik pemerintah daerah dan institusi kesehatan. Kasus ini sendiri diduga dilakukan oleh oknum bidan dan perawat Puskesmas Inamosol, pada 8 Juli lalu.

Ketua Komisi II, Julius M. Rutasouw, menjelaskan, terkait persoalan yang terjadi di Puskesmas Inamosol, Komisi II DPRD SBB telah memanggil pihak-pihak yang bertikai dengan Kadis Kesehatan dan hasilnya telah disepakati untuk berdamai. “Karena yang diutamakan itu bukan perselisihannya, tapi pelayanan terhadap masyarakat yang di sana.”

Pada prinsipnya kita mencari solusi penyelesaian tanpa memandang siapa salah dan benar. “Kedua belah pihak sudah saling memaafkan dan menyadari kesalahannya. Intinya, kami menginginkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Puskesmas Inamosol harus tetap jalan, agar masyarakat tidak dikorbankan,” ungkap Julius.

Rutasouw menambahkan, guna mengawal proses ini dan sekaligus agar mengetahui kondisi disana, dalam waktu dekat Komisi II DPRD SBB akan melakukan on the spot ke Puskesmas Julius. “Pada dasarnya, kami tetap kawal persoalan ini sampai selesai. Dalam waktu dekat, komisi II akan melakukan on the spot ke Puskesmas Inamosol guna melihat konsisi disana sebagai masukan kepada Dinas Kesehatan. Kalau ada kejanggalan, maka akan direkomendasikan kepada Inspektorat Daerah untuk ditindaklanjuti.”

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan SBB, dr. Yohanis Tappang yang dimintai penjelasannya terkait proses dengan Komisi II DPRD mengatakan, semua perselisihan yang terjadi antara bawahannya dipuskesmas Inamosol telah diselesaikan dalam RDP tadi. “Semuanya sudah selesai. Kedua pihak sepakat berdamai tadi. Jadi sudah selesai,” jawab Tappang sinis dan singkat.

Ditegaskan Tappang, ia telah melayangkan surat teguran keras kepada Kapus Inamosol Jevry Luhukay. Namun, tak dijelaskan lebih rinci bentuk teguran tersebut. Dan ditegaskan pula, untuk dr. Lessy yang bersangkutan sendiri telah mengajukan permohonan pindah tugas, bukan dipindahkan. “Untuk Kapus sendiri telah kami berikan teguran keras. Terkait dr. Lessy, dirinya mengajukan permohonan pindah tugas, bukan dipindahkan. Karena merasa sudah tidak nyaman lagi bertugas di Puskesmas Inamosol, makanya yang bersangkutan minta untuk dipindahkan ke puskesmas Taniwel,” tegas Kadis.(*)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
--------------------

Berita Populer

To Top