HUKRIM

Korupsi Proyek Terminal Transit Passo, Penyidik Masih Lengkapi Petunjuk JPU

RakyatMaluku.com – TIM Penyidik Kejaksaan Tinggi (Ke­jati) Maluku masih melengkapi petunjuk dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk kelengkapan berkas tiga tersangka korupsi proyek pemba­ngunan Terminal Transit Tipe B di Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon Tahun Anggaran 2008 – 2009.

Tiga tersangka itu, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Angganoto Ura yang saat ini menjabat Asisten I Sekertaris Kota Ambon, Jhon Lucky Metubun selaku konsultan pengawas dan Amir Gaus Latuconsina selaku rekanan pelaksana yang menggunakan ben­dera PT. Reminal Utama Sakti.

“Berkas tiga tersangka korupsi proyek Terminal Transit Passo masih dilengkapi Jaksa Penyidik sesuai petunjuk dari JPU, dan hampir rampung,” ucap Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Maluku Samy Sapulette, saat dikonfirmasi koran ini, d ruang kerjanya, Jumat, 9 Juni 2018. Ditanya soal poin-poin petunjuk dari penun­tut umum kepada penyidik, Samy enggan menyebutkannya. Menurutnya, hal tersebut merupakan rahasia penyidikan.

“Hal itu tidak bisa kami beritahu karena sifat­nya masih rahasia. Teman-teman pers ikuti saja perkembangan kasusnya di persidangan nanti, semua pasti terbuka untuk umum,” katanya.

Ditanya terkait total kerugian keuangan negara yang diakibatkan ketiga tersangka dalam proyek yang dianggarkan sebesar Rp 26 milliar bersumber dari APBD Kota Ambon itu, Samy mengaku, masih menunggu hasil audit dari BPK RI Pusat. “Kalau hasil audit dari ahli konstruksi sudah ada, namun dari BPK yang belum ada. Intinya kita terus berkoordinasi dengan BPK agar proses auditnya segera selesai,” tandasnya.

Dijelaskan, proyek yang dikerjakan PT. Reminal Utama Sakti secara langsung diaudit oleh BPK RI Pusat lantaran kerugian keuangan negaranya diduga melebihi Rp 1 milyar.

“Sesuai SOP BPK itu sendiri, jika kerugian keuangan ne­gara suatu proyek diatas Rp 1 milyar, maka harus di audit oleh BPK RI Pusat. Dan jika dibawah Rp 1 milyar, cukup diaudit oleh BPK RI di daerah saja,” jelas Samy. (RIO)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top