KABUPATEN SBT

Kota Bula Kembali Dikepung Banjir

RAKYATMALUKU.COM – BULA, – Tingginya curah hujan yang mengguyur Kota Bula sejak pukul 11.30 hingga pukul 1.56 WIT pada Sabtu , 10 Juli 2021 menyebabkan sebagian wilayah di kota minyak itu terkepung banjir.

Kawasan yang paling parah terendam banjir adalah seputaran kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Bahkan jalan utama di depan kantor tersebut tidak bisa dilewati warga akibat banjir. Wilayah itu menjadi langganan banjir setiap musim hujan.

Banjir di kawasan Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Seram Bagianagian Timur.

Dari pantauan media ini, sebagian warga yang hendak melewati jalan utama depan KPU harus balik arah akibat tingginya genangan air.

Selain di seputaran kantor KPU, banjir paling parah juga terjadi di depan kantor dinas pendidikan kebudayaan pemuda dan olahraga dan kantor badan pertanahan Nasional kabupaten SBT. Bahkan para pegawai dan warga yang hendak pulang ke rumah harus menunggu hingga banjir surut.

Dikawasan Waigondar Bula, air setinggi paha orang dewasa merendam puluhan rumah warga. Ini karena luapan sungai besar yang mengalir dikawasan itu. Tak hanya itu, kawasan lain seperti Kelapa dua dan Limumir juga mengalami hal yang sama.

Meski demikian, banjir yang menerjang Kota Bula tidak memakan korban jiwa namun kerugian material ditaksir mencapai puluhan miliar. Air yang merendam sejumlah kawasan juga tak bertahan lama. Hingga berita ini diturunkan air yang merendam rumah warga disejumlah kawasan di kota itu telah surut.

Bencana banjir yang melanda Kota Bula bukan baru terjadi. Kota itu kini menjadi langganan banjir bila terus diguyur hujan. Bahkan sejak 10 tahun terakhir sudah ratusan kali terjadi banjir. Tidak ada solusi yang dilakukan pemerintah daerah setempat untuk mengantisipasi hal ini.

Instansi teknis pemerintah daerah tak mampu mengatasi persoalan ini. Padahal, banjir terjadi karena sistem drainase dan normalisasi sungai yang tidak baik. Seharusnya kondisi ini telah menjadi perhatian semua pihak. Namun, nyatanya bencana banjir terus menerus terjadi. (*)

--------------------

Berita Populer

To Top