KABUPATEN KEP. ARU

KPU Aru Minta Hindari Provokasi | Dua Guru Besar Pandu Debat Pilkada

RAKYATMALUKU.COM – AMBON – Menjelang pelaksanaan debat publik kandidat Calon Kepala Daerah (Calkada) yang akan dihelat 16 November dan 20 November 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Aru mewanti-wanti semua calon untuk tidak saling menyerang, tidak saling menyalahkan apalagi melakukan tindakan provokasi untuk mengacaukan jalannya debat.


Ketua KPU Aru, Mustafa Darakay menegaskan, masing-masing pasangan harus berkonsentrasi dalam mengelaborasi visi-misi dengan materi-materi debat secara umum yang sudah diatur dalam PKPU Nomor 13 Pasal 59. “Menjelang pelaksanaannya, kami sudah melaksanakan beberapa kegiatan diantaranya pertemuan bersama kandidat. Pada pertemuan itu, telah kita sampaikan agar masing-masing kandidat mematuhi mekanisme dan aturan yang berlaku. Tidak boleh ada kandidat yang mengajukan pertanyaan sifatnya menyerang pribadi atau menyerang institusi tetapi lebih kepada pengembangan visi-misi dalam rangka pembangunan maupun kesejahteraan masyarakat Aru kedepan,” ujar Mustafa Darakay kepada koran ini, Senin 2 November 2020.

Mustafa menambahkan, debat kandidat yang difasilitasi KPU ini akan dipandu empat orang panelis dari Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon. Mereka diantaranya adalah, Prof. Dr. Simon Nirahua, S.E. M. SH. M. Hum, Prof. Dr. Ir. Alex SW Retraubun MSc, Dr. Zainal. A Rengifurwarin, M.Si dan Dr. Muhammad Bugis, SE, M.Si.

Debat kandidat yang berlangsung di Kantor KPU setempat itu, nantinya disiarkan secara langsung dan dapat disaksikan seluruh masyarakat Aru. “Sesuai ketentuan PKPU, media publik baik itu media pemerintah maupun swasta dapat digunakan untuk menyiarkannya. Nah, KPU Aru memutuskan untuk menggunakan TVRI sebagai media publik yang menyiarkan secara langsung jalannya debat tersebut,” ungkapnya.

Selain TVRI, KPU sementara ini juga sedang berkoordinasi agar debat kandidat dapat disiarkan melalui saluran TV Kabel dan media sosial lainnya. “Yang jelas, kita berupaya sekuat tenaga untuk seluruh proses debat bisa dinikmati oleh masyarakat Kabupaten Aru secara merata baik yang ada di ibu kota kabupaten maupun yang ada di kecamatan-kecamatan,” tukasnya.

Sebelumnya, Mustafa mengaku, memasuki hari ke 40 masa kampanye, proses kampanye yang dilaksanakan dua pasangan calon Bupati dan wakil bupati Aru, yakni dr. Johan Gonga- Muin Sogalrey, dan pasangan calon Timotius Kaidel-Lagani Karnaka berlangsung aman dan lancar. Namun ada sedikit masalah berkaitan dengan pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) yang tidak sesuai ukuran dan pemasangannya tidak sesuai zona yang ditentukan. “Bawaslu menemukan itu dan merekomendasikan kepada kita. Kita tindaklanjuti menyurati kepada pasangan calon untuk segera membersihkan APK itu,” tutup Mustafa Darakay.(CIK)

--------------------

Berita Populer

To Top