HUKRIM

Motif Pembunuhan Sadis di Tanimbar Diungkap

RAKYATMALUKU.COM – AMBON, – Motif pembunuhan sadis terhadap Elia Sairdekut (44), dan Leonard Besitimur (57), di Pantai Ngurangur, Kecamatan Wermaktian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) akhirnya terungkap.

Dari hasil pemeriksaan polisi terhadap Marselinus Matruty (MM), ternyata pelaku dendam terhadap Elia Sairdekut.

“Ini masalah tanah antara keluarga pelaku dengan keluarga Sairdekut. Masalah tanah di Pantai Ngurangur ini sejak tahun 2019 lalu,” kata Kapolres KKT AKBP Romi Agustriansyah ketika dikonfirmasi Rakyat Maluku melalui telepon
genggam, Kamis, 14 Oktober 2021.

Dia menjelaskan, untuk menghilangkan jejak pembunuhan yang dilakukan terhadap Elia Sairdekut, pelaku pun  arus menghilangkan nyawa Leonard Besitimur, karena saat menghabisi Elia itu dilihat langsung oleh Leonard dan Kis Hermoni Sairdekut.

“Waktu Elia dihabisi, itu pelaku langsung mengejar kedua saksi itu dengan harapan membunuh mereka agar kasus ini tidak terungkap. Leonard berhasil didapat dan akhirnya dibunuh, sementara Kis kabur,” ungkapnya.

Jasad leonard, lanjut kapolres, ditutup pakai serpihan kayu. Setelah Leonard meninggal, Marselinus Matruty,  eninggalkan lokasi pebunuhan dan menyerahkan diri.

“Pelaku serahkan diri kepada anggota Polsek Wermaktian Bripka Julan Andreas,” terangnya.

Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi memperolah tiag alat bukti berupa senjata tajam yang disimpan pelaku.

“Marselinus Matruty sudah ditetapkan sebagai tersangka dan kita terapkan Pasal 340 Subsider Pasal 338 lebih Subsider Pasal 351 ayat (3) KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati,” tandasnya.

Untuk diketahui, Leonard Besitimur dan Elia Sairdekut (44), dibunuh teman mereka Marselinus Matruty di Pantai Ngurangur, Rabu, 13 Oktober 2021.

Warga Rumahsalut dan Welutu, Kecamatan Kecamatan Wermaktian itu diparangi. Saat itu mereka sedang melihat rumput laut, tiba-tiba tersangka mengambil parang dan membacok Elia Sairdekut. Elia dipotong dua kali di bagian leher.

Waktu melihat Elia diparangi, Leonard dan Kis Hermoni Sairdekut kabur. Matruty berhasil mengejar Leonard,  ementara Kis tidak. Kis kemudian melaporkan kasus ini ke Polsek Wermaktian. Tak lama Melkianus Matruty ditangkap.

--------------------

Berita Populer

To Top