AMBONESIA

Pansus DPRD Instruksikan Walikota Kembalikan Posisi ASN non-Job

Ilustrasi ASN

RakyatMaluku.com – PANITIA Khusus (Pansus) Kepegawaian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon mengeluarkan rekomendasi instruksi kepada Walikota Ambon, Richard Louhenapessy Cs, untuk segera mengembalikan sejumlah aparatur sipil negara (ASN), yang diberhentikan dari jabatannya belum lama ini.

Pasalnya, puluhan ASN Pemkot Ambon yang diberhentikan dari jabatannya tersebut, sampai kini belum ada penempatan. Alih-alih, Walikota Ambon malah menempatkan beberapa pejabat di Pemkot Ambon, yang sesungguhnya memiliki masalah dengan delik hukum.

Wakil Ketua Pansus Kepegawaian DPRD Kota Ambon, Rovik Akbar Afifudin, menegaskan, pihaknya telah mengeluarkan rekomendasi politik terkait masalah puluhan ASN Pemkot Ambon yang nonjob. Di mana, rekomendasi tersebut menghendaki agar Walikota Ambon segera menempatkan para ASN tersebut pada posisi jabatannya.

“Pansus Kepegawaian telah mengeluarkan rekomendasi politik Nomor : R.1248/KSN/VII/2018 tentang rekomendasi hasil pengawasan yang telah dilakukan KASN,” jelas Rovik, usai mengikuti Paripurna Pansus Kepegawaian DPRD Kota Ambon, di Belakang Soya, Senin, 9 Juli 2018.

Menurut dia, hasil pengawasan yang telah dilakukan KASN di antaranya kunjungan kerja Pansus ke KASN, kemudian rapat bersama pihak pemkot dan melakukan kunjungan ke lapangan. Dari kerja Pansus, kemudian dikeluarkan rekomendasi yang poinnya adalah mengembalikan sebanyak 47 ASN yang diganti itu ke posisi semula, termasuk empat pejabat pemkot yang dinonjobkan. Selain itu juga menganulir pengangkatan mantan eks narapidana, Jacky Talahatu sebagai kepala badan pengelola keuangan dan aset daerah Kota Ambon.

Dikatakan, tugas DPRD adalah meminta pemkot Ambon melaksanakan rekomendasi yang telah dikeluarkan pansus kepegawaian DPRD tersebut, karena itu sangat beresiko. Jika tidak diindahkan, maka KASN akan melaporkan hal tersebut kepada Presiden RI sebagai lembaga negara.

“Kalau demikian, maka akan berpengaruh terhadap kepentingan Pemkot Ambon dalam rangka melakukan pergantian pejabat berikutnya. Sebab, itu harus melewati rekomendasi KASN. Sehingga jika ini tidak dilaksanakan, maka KASN tidak akan mengeluarkan rekomendasi kepada pemkot Ambon untuk melakukan proses tahapan uji kelayakan untuk pengangkatan kepala dinas baru,” tegas dia. (R1)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top