AMBONESIA

Penyerapan Tenaga Kerja Asing Hanya Tersebar Di Dua Sektor

RakyatMaluku – KEPALA Dinas Tenaga Kerja dan Tranmigrasi, Abdul Manaf Tuasikal, mengatakan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang ada saat ini tersebar hanha di dua sektor, yakni pertambangan dan pariwisata. Namun yang paling banyak terdapat di sektor pertambangan. “Saat ini terbatas, jumlah saya tidak hafal, tapi ada pada tambang di Lirang (MBD) juga di Banda (pariwisata) ada.” Demikian disampaikan, Abdul Manaf, kepada wartawan di Ambon, Jumat, 18 Mei.

Dijelaskannya, saat ini Disnakertrans Provinsi Maluku sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 memberikan kemudahan bagi TKA dalam hal percepatan pengurusan administrasi.

“Ini tenaga kerja asing banyak kemudahan dalam hal administrasi. Percepat saja pengurusan administrasinya dari sebelumnya yang sekian hari kini bisa selesai dari dua hari selesai, itu saja. Tapi semua aturan mainnya seperti wajib Bahasa Indonesia itu ada tetap, dan kurun waktu tertentu dia juga harus difasilitasi belajar Bahasa Indonesia,” ujar dia.

Meskipun ada kemudahan dalam hal pengurusan administrasi sesuai Perpres 20 itu, dipastikannya, pengawasannya pun makin diperketat. “Kesiapan kita adalah konteks Perpres 20 Tahun 2018 adalah pengawasan diperketat,” kata dia.

Menyinggung lamanya TKA bisa mengais rezeki di Maluku, Tuasikal akui itu sesuai dengan Rencana Penempatan Tenaga Kerja Asing (RPTKA). “Itu sesuai RPTKA sudah disebutkan berapa lama. Satu tahun kah, atau bagimana, kalau dia (TKA) pulang ya diganti dengan yang lain.”

Adanya TKA di Maluku, masih kata Tuasikal itu juga menambah pundipundi PAD. “Ada pembayarannya itu, saya lupa angkanya tapi TKa harus membayar itu,” kata dia.

Hanya saja sejauh ini, katanya lagi, belum ada masalah terkait TKA di Maluku. Yang pasti kata Tuasikal, kedepannya, jika Blok Masela beroperasi maka akan banyak lagi TKA yang masuk ke Maluku disamping TKA di sektor wisata.

“Sektor wisata akan lebih banyak lagi dan juga jika Blok Masela jika beroperasi nanti pasti juga akan banyak lagi.” Sekarang Maluku dapat 5 UPTD untuk Pengawasan TK, Ambon SBB (Regional 1 berkedudukandi Ambon), UPTD Maluku Tengah-Seram Timur (di Masohi), UPTD 3 Buru-Bursel (Namlea), aru-Tual-Maluku Tenggara (di Tual) MTB-MBD di Saumlaki. (YAS)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top