HUKRIM

Penyidik Bea Cukai Limpah Berkas Ke Penuntutan

– Kasus Kapal Pengangkut Barang Dari Timor Leste Ke Ambon

RakyatMaluku.com – PENYIDIK Bea Cukai Provinsi Maluku melimpahkan berkas perkara kapal pengangkut barang bekas dari Dili Timur Leste tujuan Ambon atas tersangka La Haruna, ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, untuk selanjutnya diteliti (Tahap I), Kamis, 5 Juli 2018.

“Hari ini (kemarin, red) Penuntut Umum telah menerima bekas perkara dari Penyidik Bea Cukai. Selanjutnya Penuntut Umum akan memeriksa berkas perkaranya untuk memastikan kelengkapan berkas perkara guna kepentingan persidangan nantinya,” kata Kasi Penkum Kejati Maluku Samy Sapulette, saat dikonfirmasi koran ini, via selulernya.

Jika berkas perkara itu belum lengkap, lanjut Samy, maka Penuntut Umum akan mengembalikan berkas perkaranya ke Penyidik Bea Cukai, untuk selanjutnya dilengkapi berdasarkan petunjuk-petunjuk yang diberikan Penuntut Umum (P19).

“Namun jika berkas perkaranya dinyatakan lengkap oleh Penuntut Umum (P21), maka Penuntut Umum akan berkoordinasi dengan Penyidik Bea Cukai untuk segera dilakukan proses pelimpahan tersangka beserta barang buktinya (Tahap II),” terangnya.

Dijelaskan, tersangka La Haruna berhasil ditangkap petugas Kantor Wilayah DJBC Maluku di pelabuhan Dobo, Kepulauan Aru, pada 8 Mei 2018, sekitar pukul 14.00 Wit, saat kedapatan mengangkut atau membawa barang-barang bekas menggunakan Kapal KLM Surya Dharma, yang diduga berasal dari Dili, Timur Leste.

“Jadi, tersangka ini membongkar barang impor diluar kawasan Pabean tanpa izin dari Kepala Kantor Pabean, dan mengangkut barang impor yang tidak tercantum dalam manifes. Perbuatan tersangka sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 102 huruf B UU No 17 Tahun 2006 Tentang Perubahan atas UU No 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan,” jelas Samy. (RIO)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top