DPRD SBB

Perda BUMD Diharapkan Jadi Sumber PAD Pemkab SBB

RAKYATMALUKU.COM – SBB, – Sebanyak delapan fraksi di DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menerima penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk menjadi Peraturan Daerah ( Perda). Pernyataan delapan fraksi disampaikan masing-masing perwakilan dalam penyampaian pendapat kata akhir fraksi di Kantor DPRD SBB, Piru, 20 Desember 2020.


Sidang yang dipimpin Ketua DPRD Abdul Rasid Lisaholith, didampingi Wakil Ketua I Arifin G Podhlan dan Wakil Ketua II DPRD SBB La Nyong, dihadiri Sekda SBB Mansur Tuharea dan OPD lingkup Pemkab SBB.

Ranperda BUMD PT Persada Saka Mese Nusa disetujui menjadi Perda merupakan keputusan bersama DPRD SBB lewat pandangan kata akhir fraksi terhadap Ranperda BUMD PT PSMN. Delapan fraksi mendukung penetapan jadi Perda; Fraksi PKB, Hanura, PAN, KIS, PDI Perjuangan, Gerindra, NasDem dan Fraksi Demokrat.

Abdul Rasid menjelaskan, DPRD SBB telah setujui Ranperda BUMD PT Persada Saka Mese Nusa menjadi perda atas pandangan delapan fraksi, dan dituangkan dalam keputusan DPRD SBB Nomor : 170/09/KTPS-PIM/ DPRD/SBB/2020. “Tentang Persetujuan Atas Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perusahan Perseroan Daerah Saka Mese Nusa Utama Kabupaten Seram Bagian Barat.”

Ia menjelaskan, Ranperda tentang Perusahaan Perseroan Daerah Saka Mase Nusa Utama yang sudah disetujui dapat terimplementasi secara baik, guna menjawab kebutuhan pendanaan berbagai program dan kegiatan pembangunan ke depan. Bagi dia, ketergantungan daerah ini terhadap sumber pendanaan yang berasal dari pemerintah pusat melalui DAU dan DAK masih sangat tinggi.

Untuk itu, lewat dukungan penetapan Perda ini, setidaknya ada harapan baru dalam meningkatkan pendapatan asli daerah Pemkab SBB ke depan. Saat ini, akui dia, PAD Pemkab SBB masih jauh dari harapan. Sebab itu, kiranya dengan keberadaan Perda baru ini, akan menjadi stimulus untuk menambah PAD ke kas Pemkab, sehingga dapat bermanfaat untuk membangun daerah Saka Mese Nusa tersebut. (*)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
--------------------

Berita Populer

To Top