NEWS UPDATE

Perpusnas Gelar Bimtek Strategi Pengembangan Perpustakaan

RAKYATMALUKU.COM – AMBON, — Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI menggelar Bimbingan Teknik (Bimtek) Pengembangan Perpustakaan dan Teknologi Informasi Komunikasi, untuk layanan perpustakaan 450 desa dari 152 kabupaten di Indonesia. Kegiatan yang dibuka oleh Plt Kapusdiklat Perpustakaan Nasional, Yoyo Yohyono, S. Ip., M.Si, digelar di Swisbelhotel, Kota Ambon, Kamis, 10 Juni 2021.

Yoyo dalam sambutannya menjelaskan, Bimtek merupakan kegiatan prioritas nasional pembangunan manusia sebagai salah satu upaya penting mengubah paradigma perpustakaan dari gudang buku menjadi perpustakaan yang dapat memberdayakan masyarakat dengan pendekatan teknologi informasi.

“Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas bahkan mendukung dengan meluncurkan program Transformasi Layanan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial ke dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2019, dan menjadikan tema “Literasi Untuk Kesejahteraan.”

Ia melanjutkan, transformasi perpustakaan memiliki peran signifikan meningkatkan kemampuan masyarakat, sehingga mereka mampu mengubah kualitas hidupnya menjadi lebih baik.

Peran perpustakaan juga harus ditingkatkan sebagai wahana pembelajaran bersama untuk mengembangkan potensi masyarakat. “Selain menyediakan sumber-sumber bacaan informasi dan pengetahuan, perpustakaan juga memfasilitasi masyarakat dengan berbagai kegiatan pelatihan dan keterampilan untuk pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat,” urai dia.

Demi mendukung tercapainya program tersebut, lanjut Yoyo, Perpusnas mengadakan Bimtek Strategi Pengembangan Perpustakaan dan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk layanan perpustakaan kepada 450 desa, dari 152 kabupaten di 32 provinsi.

Sementara Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando, pada sambutannya menjelaskan, dalam memberikan layanan kepada perpustakaan, pemerintah wajib menyesuaikan dengan kemajuan teknologi informasi komunikasi (TIK) yang kini berkembang.

“Transformasi layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial menitikberatkan pada peningkatan kapasitas pengelola perpustakaan agar layanan perpustakaan mampu memahami kebutuhan masyarakat, memberikan inovasi layanan dengan pelibatan masyarakat serta membangun kerja sama dengan berbagai pihak untuk mewujudkan layanan perpustakaan yang sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar dia.

Ditambahkan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku, Danny Indey, kegiatan ini sangat bermanfaat khususnya bagi pengelola perpustakaan desa dan juga pemerintah desa.

Kegiatan ini menghadirkan peserta dari para kepala desa, pengelola perpustakaan desa dari 12 desa yang tersebar di Kabupaten Maluku Tengah, Maluku Tenggaran dan Seram Bagian Timur.

“Kegiatan ini akan berkelanjutan, karena pendampingan terus dilakukan oleh Perpustakaan Nasional RI melalui konsultan serta, pendampingan dari provinsi melalui tim sinergi traspormasi perpustakaan berbasis sosial,” akui dia. (*)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
--------------------

Berita Populer

To Top