HUKRIM

Polisi Amankan Dua Terduga Pembunuhan di JMP

RAKYATMALUKU.COM – AMBON, — Teka-teki kematian Firman Ali alias La Tole, mulai terbongkar. Hal ini terbukti dengan diamankannya dua warga, yang diduga terlibat dalam aksi pembunuhan terhadap Firman.

Dua terduga tersebut diringkus Tim Buru Sergap (Buser) Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease dengan inisial AP dan RB di wilayah Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat, 20 Agustus 2021.

Keduanya diamankan, setelah polisi mengumpulkan keterangan dari para saksi. “Ditangkap pukul 09.00 WIT,” ungkap sumber resmi rakyatmaluku.com.

Baca juga, Usut Kematian Firman, Polisi Periksa Para Saksi

Usai diamankan, keduanya langsung digiring ke Mapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Perigilima, Kota Ambon guna diperiksa lebih lanjut.

Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang yang dikonfirmasi menjelaskan, pihaknya akan menggelar Konferensi Pers untuk melaporkan proses penyelidikan penemuan jasad Firman di Jembatan Merah Putih (JMP) kemarin. “Nanti jam 15.00 WIT rilis di Mapolresta,” singkat Kapolresta, via ponselnya kepada rakyatmaluku.com.

Sekadar diketahui, Firman ditemukan tewas tergeletak di bawah Jembatan Merah Putih (JMP) Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Maluku, Kamis, 19 Agustus 2021.

Penemuan jasad Firman menghebohkan warga di Kota Ambon, dan menimbulkan beragam informasi. Ada yang menyebutkan Firman jatuh di JMP, ada pula yang menyebutkan Firman sengaja dibunuh, kemudian dibuang dari atas JMP. (*)

Baca juga, Ini Identitas Penemuan Jasad di JMP Ambon

 

--------------------

Berita Populer

To Top