HUKRIM

Polisi Ringkus Pembacok Tukang Ojek Di GB

Ilustrasi

RakyatSETELAH menyelidiki pelaku pembacokan Imran Canra Umagapi beberapa waktu lalu di Jalur C, kawasan Gunung Botak, Dusun Wamsait, Desa Dava, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Buru, akhir mengetahui identitas pelaku. Dan Selasa, 31 Juli sekitar pukul 16.00 WIT, berhasil menangkap Mursal Mustari Penambang emas Gunung Botak, ditangkap di Desa Dava. Kini, pria 38 tahun ini sudah dijebloskan ke rumah tahanan (Rutan) Polres Buru, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya menganiaya orang pakai benda tajam.

Kapolres Buru AKBP Adityanto Satrio Budi melalui Kasat Reskrim AKP Ryan Candra menjelaskan, penangkapan pelaku setelah pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Dari informasi saksi-saksi, akhirnya polisi bergerak dan menangkap pelaku.

“Jadi Satreskrim personel Polsek Waeapo yang di pimpin oleh KBO Satreskrim Aiptu Abdul aziz telah mengamankan pelaku penganiayaan. Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini,” katanya kepada wartwan via seluler, kemarin.

Kapolres kemudian menjelaskan kronologis pembacokan tukang ojek itu. Beber Adiyanto. korban (Imran Candra Umagapi) saat itu mengejar dua wanita dalam kondisi mabuk. Salam Abdulah dan Gamar Ishak, kedua perempuan yang dikejar Imran, lari dan mengamankan diri ke tromol Mursal Mustari.

“Korban (Imran Canra Umagapi) ini mabuk dan mengejar dua wanita. Dua perempuan itu amankan diri di tomol pelaku. Imran sempat membacok tersangka, tapi tak mempan. Karena itu tersangka balik memotong Imran sebanyak 2 kali tebasan yang mengakibatkan luka pada kepala bagian kiri dan lengan kiri korban,” ungkap Kapolres.

Sebelumnya diberitakan, Imran Canra Umagapi, tukang ojek yang biasa mangkal di kawasan Gunung Botak, Desa Dava, Kecamatan Wamsait, Kabupaten Buru, dibacok orang tak kenal (OTK) ketika sedang berpesta miras bersama para penambang di Jalur C, Senin, 31 Juli sekitar pukul 12.30 WIT.

Akibat tebasan parang yang dilakukan para penambang, Umagapi mendapatkan luka bacok di kepala bagian kiri. Korban sementara dirawat di rumah milik salah satu matrei di Dava.

Informasi diterima Rakyat Maluku, korban ketika itu sedang lewat depan rumah Hamudi. Depan rumah Hamdi, para penambang sedang pesta minuman keras. Imran Canra Umagapi, kemudian dipanggil penambang yang penambang itu dikenal oleh korban. Setelah korban berhenti, dia pun duduk bersama penambang, dan dirinya ikut minum miras.

Asyik miras, suasana pesta miras mulai kacau balau, mereka saling bertengkar satu sama lain karena mabuk. Saat terjadi adumulut, tiba-tiba Imran Canra Umagapi dibacok pakai parang.

Sehingga Imran Canra Umagapi mengalami Luka di kepala bagian kiri tepat atas teliga.

Pembacokan ini pun menjadi buah bibir, dan sampai juga ke ke telinga Bintara Pembina Desa (Babinsa) Dava, Kopral Dua (Kopda) Sapsuha. Sapsuha langsung menuju TKP dan mengamankan korban. Anggota Kodim Namlea itu membawa korban ke manteri untuk mendapat perawatan medis.

Terkait persoalan ini, Kasat Reskrim Buru AKP Riyan Citra Yudha yang dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat, perwira pertama (Pama) Polri ini tak membalas. (AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top