BERITA COVID-19

Proses Pembelajaran di Kota Tual Tetap Ikuti Protokol Kesehatan

RAKYATMALUKU.COM – TUAL, – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tual, Mudatsir Tamher, aktifitas pembelajaran di Kota Tual tetap mengikuti ketentuan yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di masa Pandemi Covid-19. Demikian diungkapkan Mudatsir kepada rakyatmaluku.com di ruang kerjanya, Selasa, 2 Februari 2021.


Kebijakan ini diterapkan sesuai dengan instruksi pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Terkait aktifitas pembelajaran di sekolah menurut Mudatsir, ada pengelompokkannya. Di mana, untuk sekolah yang berada di wilayah pedesaan, proses belajar-mengajar tetap dianjurkan di sekolah, namun, wajib menerapkan protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran wabah Covid-19.

Misalnya, lanjut dia, untuk ruang kelas belajar dibatasi hanya 50 persen dari jumlah siswa. Sementara untuk kawasan Kota Tual, tetap masih menggunakan pembelajaran secara online dan daring. Di mana, para siswa belum diizinkan beraktifitas di sekolah seperti kondisi normal sebelum wabah pandemi Covid-19.

Kebijakan yang diambil ini selain untuk memutus rantai penyebaran wabah Covid-19, sekaligus menjadi bagian penting dari implementasi SKB 4 menteri dimaksud.

Terkait keterbatasan jaringan internet para siswa, kata Mudatsir, beberapa kebijakan alternatif juga telah disiapkan. Di mana, para siswa dapat melakukan pembelajaran di rumah secara kelompok dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan.

Sebagai penanggungjawab persoalan pendidikan di Kota Tual, Mudatsir berharap agar para guru, siswa dan orang tua untuk tidak putus asa. Terus mengasa dan mengingatkan para siswa agar aktif belajar, meski hanya dilakukan di rumah. Sebab, ketika generasi penerus bangsa ini tidak dikawal secara baik dan bijak dari rumah, maka akan berpengaruh terhadap kelangsungan pendidikannya di masa mendatang.

Ia berharap, sekiranya wabah Covid-19 yang sedang melanda dunia terutama di Indonesia dan Maluku khususnya, dapat segera berakhir, sehingga aktifitas di dunia pendidikan dapat dilaksanakan secara normal. (*)

--------------------

Berita Populer

To Top