KESEHATAN

RS Sumber Hidup Kian Membaik

RAKYATMALUKU.COM – AMBON, – Polemik soal manejemen di Rumah Sakit Sumber Hidup (RSSH) dinilai sengaja dimainkan oleh elit berkepentingan. Pasalnya, persoalan yang terjadi di tahun 2019 dan 2020 baru diangkat dan dikait-kaitkan dengan manajemen yang baru berdasarkan kebijakan Sinode Gereja Prostestan Maluku (GPM) demi memperbaiki kondisi rumah sakit di bawah yayasan kesehatan GPM itu.

Penilaian itu disampaikan Richard Jambormias, salah satu tokoh pemuda GPM Maluku kepada Rakyat Maluku, Rabu, 8 menanggapi polemik yang sengaja dibangun di media lokal beberapa hari belakangan ini.

”Dari substansi pemberitaan yang menjadi polemik di media, ini soal mismanajemen di RSSH tahun 2019-2020 berdasarkan temuan tim verifikasi dari GPM. Sementara manejemen baru di bawah komando ibu dr. Elvina Pattiasina sebagai Plt direktur, baru berjalan pada Maret 2021 ini, kok bisa-bisanya hal itu dikaitkan dengan beliau,” kesal Jambormias.

Ia mempertanyakan, jika disebutkan pada tahun 2019 dan 2020 terjadi kebocoran anggaran dan berdasarkan rumor temuan anggaran itu digunakan untuk kepentingan pribadi pimpinan yaitu pembangunan rumah, maka mesti dijelaskan bahwa pimpinan yang dimaksudkan adalah pimpinan pada dua tahun itu, bukan pimpinan yang sekarang.

Richard yang juga salah satu pengurus DPD Partai Demokrat Maluku ini bahkan menuding ada framing politik yang dimainkan untuk menghancurkan kredibilitas dan pencitraan politik Partai Demokrat di Maluku, mengingat dr. Elvina Pattiasina adalah anggota legislatif di tingkat provinsi dari Partai Demokrat.

”Memang content beritanya tidak menyebut keterlibatan ibu Nia (dr Elvina Pattiasina) sebagai direktur saat ini, tetapi sebagai kader Partai Demokrat, kami menyesalkan penggunaan gambar beliau dengan atribut partai dalam berita dan jika dilihat sepintas, masyarakat bisa berasumsi miring terhadap beliau. Ini juga berpengaruh terhadap kredibilitas dan pencitraan Partai Demokrat yang terus menanjak saat ini,” tukasnya pula.

Jambormias berharap agar semua pihak mestinya mendukung langkah Sinode GPM untuk perbaikan manejemen RSSH yang sementara berjalan, bukan justeru karena ada kepentingan kelompok tertentu lalu sengaja memainkan polemik.

”Pertanyaannya, kenapa persoalan di tahun 2019 -2020 yang mengakibatkan aksi protes dari tenaga kesehatan di RSSH, bahkan mundurnya tenaga dokter saat itu, baru diangkat saat ini. Sudah begitu dikait-kaitkan dengan managemen baru,” kata dia.

Sementara itu, beberapa nakes di RSSH yang ditemui media ini membenarkan, ketika Sinode GPM mengambil langkah penyelamatan setelah tim verifikasi diturunkan. Saat ini, kondisi RSSH semakin membaik.

”Benar. Kami sangat bersyukur dengan langkah Sinode GPM. Ibu dr Nia sebagai Plt yang bertugas memperbaiki manejemen dan sistem keuangan rumah sakit sekaligus mempersiapkan penempatan direktur difiniif membawa perubahan yang berarti bagi rumah sakit,” akui salah satu nakes yang meminta tidak dipublikasikan namanya.

Terkait polemik ini, informasi yang diterima Rakyat Maluku, kemarin, Kamis, 9 September 2021 atau hari ini, pihak Yayasan Kesehatan Sinode GPM Maluku akan menggelar pertemuan, sekaligus mengundang media massa untuk menjelaskan duduk persoalan di RSSH, berikut perkembangan langkah-langkah yang telah diambil dalam rangka perbaikan manajemen di rumah sakit itu. (NAM)

--------------------

Berita Populer

To Top