HUKRIM

Rumah Gembong Narkoba Akan Disita BNNP Maluku

RakyatMaluku.com – RUMAH Gerald Tomatala, gembong Narkoba di Maluku yang berada di Kamariang, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), direncanakan akan disita Badan Narkotika Nasional Provinsi Maluku. Karena BNNP telah menerima surat izin penyitaan dari Pengadilan Negeri Masohi pada Bulan Mei lalu.

Sebelum disita, penyidik BNNP Maluku terlebih dahulu berangkat ke Jakarta, untuk memastikan keterlibatan Gerald Tomatala, dalam melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

“Kita sudah terima surat dari PN Masohi untuk menyita rumah Gerlad di Kamariang. Sementara kita berangkat dulu ke Jakarta untuk bertemu PPATK (Pusat Pelaporan Anasila Transaksi Keuangan).

Sebelum lebaran (Idul Fitri) itu kita sudah berangkat ke Jakarta, kita langsung ke Puslabfor di Mabes Polri. Kita mengecek pembicaraan Gerald dengan orang-orangnya,” kata Kepala BNNP Maluku Brigjen Polisi Rusno Prihandito kepada wartawan, Rabu, 20 Juni.

Disitanya rumah, sambung Rusno, terkait dengan dugaan pencucian uang yang dilakukan tersangka Narkoba. Tambah Kepala BNNP, pihaknya hingga kini terus menyelidiki TPPU Gerald.

“Sampai saat ini kasusnya masih jalan. Rumah yang akan sita sita nanti terkait dengan TPPU nya. Saya tidak perduli rumahnya besar atau kecil, yang pasti saya akan sita. Saya akan buat dia (Gerald) kapok. Abis TPPU ini saya akan jerat dia dengan kasus lainnya lagi. Ada kasus baru, nanti kita lihat,” tegasnya.

Sebelumnya, BNNP Maluku telah menyita sejumlah kendaraan baik roda dua maupun empat milik Bandar Narkoba terbesar di Maluku ini. Olehnya, dia berharap, penyitaan rumah nanti dapat menjadikan pelajaran bagi siapa saja yang melakukan TPPU dalam kasus Narkoba. Narkoba di Maluku, lanjut dia, masih banyak, ini didatangkan dari Jakarta dan juga Makassar, termasuk Papua.

“Sudah 6 pelaku pengguna Narkotika di Maluku yang berhasil di amankan BNNP Maluku,pada Bulan Juni ini. Namun itu bukan menjadi ukuran keberhasilan bagi BNNP Maluku,karena masih ada 5 Bandar besar yang telah menjadi target oleh BNNP Maluku dalam mengungkapkan kasus narkotika di Maluku. 5 dari Bandar tersebut, 3 diantaranya telah dimasukan ke Lapas oleh BNNP Maluku, tinggal 2 bandar lagi yang masih di incar oleh kami BNNP Maluku. Maluku sendiri Narkoba masih tinggi,” tandasnya. (AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top