--------
NEWS UPDATE

Rumah Gembong Narkoba Di Kamariang Disita

RakyatMaluku.com – RUMAH Gerald Tomatala, gembong Nar­koba di Maluku yang ada di kampung hala­mannya, Kamariang, Kecamatan Kai­ratu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), direncanakan pekan depan disita Badan Narkotika Nasional Provinsi Maluku. Untuk menyita rumah dari ha­sil dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Gerald Tomatala, BNNP Ma­luku telah berkoordinasi dengan kepolisian.

“Jelang perayaan HANI (Hari Anti Narkotika Internasional) pada tanggal 12 Juli, kita akan menyita rumah Gelard Tomatala. Kita kan libatkan polisi, apalagi surat izin penyitaan dari Pengadilan Negeri Masohi telah kita dapati,” kata Kepala BNNP Maluku Brigjen Pol Rusno Prihardoto kepada wartawan di kantornya, di kawasan Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Rabu, 4 Juli 2018.

Disinggung terkait hasil koordinasi anatara BNNP Maluku dengan Pusat Pelaporan Anasila Transaksi Keuangan (PPATK), jenderal bintang satu ini mengatakan masih sementara didicek bank-bank mana yang menjadi tempat tersangka dalam kasus sabu-sabu ini mengirim kan uangnya ke rekening sejumlah teman juga keluargaan.
“Kita sudah ke PPATK, meskipun kita belum dapat hasil dari PPATK, tapi kita siap menyita rumah Gerald. Ada beberapa bank yang sudah kami dapatkan hasil transfer (uang) dan bank-bank lain belum kami dapatkan,” tandasnya.

Sebelumnya, BNNP Maluku telah menyita sejum­lah kendaraan baik roda dua maupun empat milik Bandar Narkoba terbesar di Maluku ini. Olehnya, dia berharap, penyitaan rumah nanti dapat menjadikan pelajaran bagi siapa saja yang melakukan TPPU dalam kasus Narkoba. Narkoba di Maluku, lanjut dia, masih banyak, ini didatangkan dari Jakarta dan juga Makassar, termasuk Papua.

“Sudah 6 pelaku pengguna Narkotika di Maluku yang berhasil di amankan BNNP Maluku,pada Bulan Juni ini. Namun itu bukan menjadi ukuran keberhasilan bagi BNNP Maluku, karena masih ada 5 Bandar besar yang telah menjadi target oleh BNNP Maluku dalam mengungkapkan kasus narkotika di Maluku.

5 dari Bandar tersebut, 3 diantaranya telah dima­sukan ke Lapas oleh BNNP Maluku, tinggal 2 bandar lagi yang masih di incar oleh kami BNNP Maluku. Maluku sendiri Narkoba masih tinggi,” tandasnya. (AAN)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
--------------------

Berita Populer

To Top