AMBONESIA

Save PD Panca Karya, DPRD Maluku Tunggu Hasil Tim Kerja

RakyatMaluku.com – PIMPINAN dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku sejak melakukan tugas pengawasan terhadap Perusahaan Daerah (PD) Panca Karya di lapangan, belum juga memutuskan adanya rekomendasi untuk kerja tim di lapangan. Pasalnya, harus dilakukan analisis secara fair terhadap seluruh temuan di lapangan, termasuk menggali keterangan dari Sekda Maluku, dan Kabag Keuangan Provinsi Maluku.

Wakil Ketua DPRD Maluku, Said Muzakir Assagaff, menegaskan, evaluasi terhadap kinerja PD Panca Karya, masih dilakukan oleh tim yang dibentuk Dewan.

Bagi, pimpinan DPRD, masih tetap menunggu kesimpulan dari kerja-kerja tim evaluasi. Setelah tim evaluasi kinerja PD Panca Karya bekerja, kemudian kesimpulan dari hasil kerja tersebut akan disampaikan kepada pimpinan untuk dilanjutkan dalam Rapat Paripurna DPRD, setelah itu baru akan diputuskan secara bersama.

“Biasanya dari hasil kerja tim itu ada kesimpulan yang bersifat rekomendasi. Apakah itu berupa rekomendasi mengganti apa atau terkait perbaikan apa saja itu tentu akanj diambil. Tapi untuk saat ini tim masih bekerja,” kata Said Muzakir.

Dikatakan, kesempatan kerja tim yang ditetapkan itu berjalan selama sebulan, dan paling lambat itu akhir bulan Juli ini, tim sudah bias selesai bekerja dan kesimpulannya sudah bisa diambil oleh tim evaluasi itu sendiri. “Kita targetkan itu, akhir bulan ini tim sudah selesai bekerja. Jika sudah selesai, tim akan menyampaikan kesimpulannya kepada pimpinan dewan untuk diputuskan dalam rapat paripurna DPRD Maluku.”

Sebelumnya, tim evaluasi kinerja PD Panca Karya telah melakukan kujungan ke PD Panca Karya Provinsi Maluku. Setelah melakukan kunjungan, tim yang dibentuk DPRD Maluku, langsung melaksanakan rapat internal. Rapat internal mengeluarkan kesimpulan yang disepakati, satu diantaranya yakni mengundang Sekretaris Daerah (Sekda) dan Kepala Keuangan provinsi Maluku.

Ketua Tim Evaluasi Kinerja PD Panca Karya, Lucky Wattimury, menegaskan, rencana tim evaluasi mengundang Sekda dan Kepala Keuangan Provinsi Maluku, dalam rangka dengar pendapat terkait masalah yang dialami PD Panca Karya. “Rapat bersama sekda dan kepala keuangan Pemprov Maluku itu dengan maksud agar kita objektif dalam mengambil langkah sebelum disampaikan kepada pimpinan dewan. Jadi ketika disampaikan nanti ke pimpinan dewan itu sudah melalui suatu tahap yang objektif.” Kata dia, tim evaluasi juga telah mengantongi berbagai informasi dari pihak badan pengawas di PD Panca Karya dan memastikan sikologi dari karyawan yang ada seperti apa.

Pihaknya juga telah mengunjungi bengkel panca karya melihat proses selanjutnya ke Dok. Waiame, karena ada feri milik Panca Karya yang naik dok di sana. “Kita bertemu dengan direktur perkapalan waiame, semua data sudah kita minta. Termasuk juga dengan kunjungan ke Waai karena ada feri Panca Karya yang beroperasi disana dengan rute Waai-Kailolo.”

Tim juga sudah bertemu dengan ABK dan menarik keterangan tentang asuransi maupun operasional untuk melengkapi seluruh data yang dikantongi. Sasarannya hanya satu, kata dia, harus selamatkan PD Panca Karya. Untuk itu, maka uang harus dikelola secara baik, agar dapat menyelamatkan Panca Karya, karena BUMD ini adalah aset daerah yang mesti dikelola secara baik, untuk mendatangkan PAD bagi daerah. “Apalagi di tengah daerah yang kekurangan anggaran seperti sekarang, harus diselamatkan,” tegas dia. (R1)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top