---------
HUKRIM

Spesifikasi Damkar Bandara Tiakur Ditelaah

RAKYATMALUKU.COM – AMBON, – Tim Penyelidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku berencana melakukan pemeriksaan fisik mobil pemadam kebakaran (Damkar) PKP PK Type IV, yang dibeli Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) untuk Bandara Jos Orno Imsula Tiakur, tahun anggaran 2016.


Menurut Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Maluku Samy Sapulette, tujuan pemeriksaan fisik mobil tersebut untuk mencocokan harga pembelian atau pengadaan dengan harga yang tertera dalam perjanjian kontrak, yakni senilai Rp 6.231.500.000/ unit.

“Selain itu, nanti juga diperiksa apakah fisik mobil yang ada itu sudah sesuai spesifikasi atau tidak. Dan harga pembeliannya juga apakah cocok dengan fisik mobil atau seperti apa,” ucap Samy, saat dikonfirmasi koran ini, di ruang kerjanya, Selasa, 2 Maret 2021.

Dikatakan Samy, wajar tidaknya harga satu unit mobil damkar PKP PK Type IV itu, belum bisa disimpulkan. Sebab, masih dalam proses penyelidikan dengan melakukan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) dan pengumpulan data (Puldata)

“Kami belum bisa menyimpulkan apakah harga satu unit mobil damkar itu wajar atau tidak. Karena yang baru diminta keterangannya dari pihak kelompok kerja (Pokja) dan pihak Unit Layanan Pengadaan (ULP),” tuturnya.

Ia menjelaskan, sebelum melihat dan memeriksa kondisi fisik mobil tersebut, terlebih dahulu Jaksa Penyelidik akan melakukan permintaan keterangan terhadap Direktur PT. Astanita Sukses Apindo, Agustian Firmansyah, selaku kontraktor pengadaan mobil damkar tersebut.

“Setelah kita periksa kontraktor, hasil pemeriksaannya kita telaah kembali, baru kita periksa fisik mobilnya. Sehingga kita dapat menemukan titik terangnya di lapangan. Karena keterangan kontraktor akan kita sinkronkan dengan fisik pengadaannya (mobil damkar),” jelas Samy.

Ditanya kapan agenda permintaan keterangan terhadap Direktur PT. Astanita Sukses Apindo, Agustian Firmansyah, yang berkantor pusat di Kompleks Gading Bukit Indah V-20, Jl. Bukit Gading Raya, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Samy mengaku dalam waktu dekat.

“Prinsipnya, semua pihak yang berkaitan dengan pekerjaan pengadaan mobil damkar itu, pasti akan diminta keterangannya oleh Jaksa Penyelidik, untuk mencari dan menemukan suatu peristiwa yang diduga sebagai tindak pidana,” terang Samy.

Informasi yang berhasil dihimpun koran ini di Kejati Maluku, bahwa pada tahun 2015 Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten MBD mengalokasikan anggaran senilai Rp 6.231.500.000, untuk pengadaan satu unit mobil Damkar PKP PK Type IV untuk operasional Bandara Jos Orno Imsula Tiakur.

Sayangnya, kontrak tersebut tiba-tiba dibatalkan dengan pertimbangan waktu pekerjaan yang dianggap pendek. Petimbangan lainnya bahwa saat itu juga menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada), sehingga dapat menimbulkan persepsi lain di tengah masyarakat luas.

Kemudian proyek ini kembali dimasukan pada tahun anggaran 2016, sebagaimana tertuang dalam surat perjanjian kerjasama (kontrak) Nomor : 551/01/PMPK.IV/DISHUBKOMIN/SKP/DAU/IV/2016 tertanggal 15 April 2016, antara Pengguna Anggaran Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten MBD dengan PT. Astanita Sukses Apindo.

Diduga, Mobil Damkar yang dibeli Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten MBD itu, tidak sesuai dengan kesepakatan kontrak, lantaran spesifikasi mobil Damkar yang dibeli bukanlah spesifikasi Mobil Damkar Type IV yang dikhususkan untuk operasional bandara. (RIO)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
--------------------

Berita Populer

To Top