NEWS UPDATE

Temannya Ditikam, Kapalnya Dibakar

Kepulan asap keluar dari kapal pe­nangkap ikan KM Sari Segara 29 saat terbakar di perairan kawasan Desa Laha, Senin 4 Mei 2018. Kapal tersebut terbakar lantaran dibakar oleh ABK penangkap ikan KM Matahari Abadi di Dermaga Laha.

RakyatMaluku.com – DIDUGA akibat mabuk minuman keras, salah seorang anak buah kapal penangkap ikan KM. Sari Segara 29, Andreas, nekat membacok temannya sendiri Elen Harin dengan pisau hingga terluka serta memukuli temannya lainnya, Warsito.

Bukan itu saja, Andreas kemudian juga membakar KM Sari Segara yang sedang bersandar di Dermaga Desa Laha. Karena takut api merembet ke kapal lainnya yang saling berdekatan di Dermaga Laha, sejumlah ABK memotong tali kapal yang dibakar itu, sehingga kapal tersebut hanyut ke tengah laut.

Salah satu saksi mata yang juga ABK KM Sari Segara 29, Ujang, kepada pers menjelaskan sebelum membakar kapalnya, pelaku diketahui memuli Warsito, ABK. KM. Matahari Abadi. Setelah itu, pelaku lari ke KM. Sari Segara yang bersebelahan di dermaga. Pelaku masuk ke dalam kamar mesin, mengamuk dan menyerang Elen Harin hingga terluka.

“Saya lagi tidur, tiba – tiba terdengar suara minta tolong dari ABK saya, ia terluka ditikam pelaku dengan pisau di bagian leher dan tangan kananya luka. Kami kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Lanud Pattimura, sedangkan ABK lainnya rekan korban mencari pelaku,” jelas Ujang.

Di tengah upaya pencarian pelaku, tiba-tiba para ABK dikejutkan dengan kebakaran KM. Sari Segara yang bersumber dari kamar mesin. Asap hitam membumbung tinggi dari kapal berbahan fiberglass itu. Karena takut api merembet ke kapal lainnya yang saling berdekatan di Dermaga Laha, para ABK memotong tali kapal yang dibakar itu. Tak lama kemudian, pelaku melompat dari kapal yang dibakar dan berenang ke tepi pantai. Namun ABK lainnya yang marah kemudian menghajar pelaku hingga babak belur dan dilarikan ke RS Lanud Pattimura.

Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease AKBP Sucahyo Adi, saat dihubungi perihal peristiwa ini mengungkapkan, pelaku sudah diamankan dan kini dirawat di RS Lanud Pattimura Ambon. Pelaku menjadi korban pemukulan dari teman-teman korban dan rekannya satu kapal. “Untuk motif pembakaran belum diketahui, masih kita dalami. Namun indikasinya pelaku dalam kondisi mabuk saat peristiwa terjadi,” kata Kapolres.

Untuk mengusut kasus ini, polisi juga meminta keterangan nahkoda kapal, dua korban dan ABK lainnya. Kapal penangkap ikan tersebut selama ini melakukan penangkapan ikan di sekitar Laut Banda. Hasil tangkapan kemudian dibawa ke Dermaga Laha untuk diolah di perusahan milik kapal tersebut, dan selanjutnya diekspor ke sejumlah negara. (AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top