AMBONESIA

Tidak Masuk Kantor Pasca Cuti Lebaran, ASN Lingkup Pemprov Maluku Terancam Pemotongan TKD

RakyatMaluku.com – TERHITUNG 12 hari sudah Aparatur Sipil Negara (ASN) menjalani cuti bersama libur lebaran mulai dari 9 – 20 juni 2018. Namun sayangnya libur yang diberikan pemerintah tersebut tidak dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Hal ini dibuktikan masih ada ASN yang tidak hadir di hari pertama masuk kantor.

Berdasarkan hasil sidak yang terbagi dalam empak kelompok, yang dipimpin langsung Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Povinsi Maluku, Femy Sahetapy, bersama SKPD terkait dibantu Satpol PP, kehadiran ASN terbilang cukup tinggi, dimana untuk kantor Gubernur mencapai 92 persen, sedangkan sedangkan keseluruahan SKPD mencapai 87 persen.

“Sidak yang kami lakukan berdasarkan instruksi Pelaksana Tugas Gubernur Zeth Sahuburua, mengingat pemerintah sudah memberikan libur panjang cuti bersama untuk hari raya idul fitri ditambah dengan libur resmi yang mencapai 12 hari, merupakan waktu yang lama, apalagi sebelum libur ASN sudah menerima Tunjangan Kerja Daerah (TKD) dan gaji 14, jadi kurang apa lagi,”ujar Sahetapy kepada wartawan diruang kerjanya, Kamis 21 Juni.

Dikatakan, hasil sidak ini nantinya akan disampaikan secara langsung ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara – Reformasi Birokrasi, yang akan diserahkan besok (hari ini).

Dari hasil sidak yang dilakukan, jelasnya kehadiran ASN beragam, ada yang alpa, masih izin maupun ada juga yang datang terlambat.

Untuk itu, pihaknya akan memberikan sanksi penurunan nilai disiplin dan pemotongan Tunjangan Kerja Daerah (TKD) bulan juni.

“Kalau kita cermati Peraturan Pemerintah 54, sanksi yang diberikan masih termasuk pelanggaran disiplin ringan,”ucapnya.

Menindaklanjuti hal ini, pihaknya akan me­ne­ruskan ke masing-masing kepala Satuan Kerja Pe­rangkat Daerah (SKDP), dengan harapan benar-benar ditindak sesuai apa yang diintruksikan. (YAS)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top