--------
NEWS UPDATE

Uji Kompetensi Syarat Utama Jadi Wartawan

Plt Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Sasongko Tedjo, menyerahkan pataka kepada Ketua PWI Maluku yang baru dilantik Izaac Tulalessy, dalam acara pelantikan Ketua PWI Maluku beserta Pengurus di Aula lt.7 Kantor Gubernur Maluku, Senin 14 Mei 2018.

– Dari Pelantikan Pengurus PWI Maluku Periode 2018-2023

RakyatMaluku.com – KEPENGURUSAN Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Maluku masa bhakti 2018-2023 berawal dari pelaksanaan Konferensi Provinsi PWI Maluku yang berlangsung di Ambon, 24 Februari 2018.

Kemudian disusul dengan pengesahan kepengurusan oleh Pengurus PWI Pusat pada tanggal 13 Maret 2018. Proses pelantikan sendiri baru terlaksana Senin 14 Mei 2018, kemarin, betempat di Kantor Gubernur Maluku dan dihadiri langsung Plt Ketua PWI Pusat Sasongko Tedjo.

Ketua PWI Maluku Periode 2018 – 2023 Izaac Tulalessy dalam sambutannya mengatakan kendati pelantikan baru terlaksana, namun sejak tanggal 13 Maret 2018, kepengurusan PWI Provinsi Maluku masa bhakti 2018-2023 telah bekerja.

Disela-sela persiapan pelantikan, PWI Provinsi Maluku bersama-sama PWI Pusat dan PT Bank Mandiri telah menggelar Pelatihan Vokasi Kewira­usa­haan bagi Wartawan di Mandiri University Ambon pada tanggal 8-9 Mei 2018.

PWI Provinsi Maluku juga mengikutsertakan 4 pecatur pada event Kejuaraan Daerah yang digelar Percasi Provinsi Maluku pada pertengahan April 2018, sebagai salah satu langkah persiapan menuju Porwanas XIV/2019 di Papua.
Pengurus PWI Provinsi Maluku khususnya yang menempati struktur Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) sebagai salah satu Badan Keolahragaan Fungsional juga telah mengikuti Rapat Anggota KONI tahun 2018 pada tanggal 12 Mei 2018.

“Jumlah anggota PWI Provinsi Maluku hingga saat ini, tercatat 120 orang yang tersebar di seluruh kabupaten/kota. Walau begitu, struktur PWI di tingkat kabupaten/kota lebih banyak didominasi caretaker, yang sudah diberi mandat untuk mem­bentuk pengurus definitif melalui konferensi PWI kabupaten/kota, namun hingga kini tak pernah terbentuk dengan berbagai alasan,” ujar Izaac.

Dijelaskan dari 10 kabupaten/kota minus Kota Ambon, saat ini hanya ada tiga pengurus PWI kabu­paten yang definitif dan mengantongi SK PWI Pusat yaitu PWI Kabupaten Buru, PWI Kabupaten Buru Selatan dan PWI Kabupaten Maluku Tengah.

“Kondisi ini akan menjadi fokus utama penataan yang akan berlangsung hingga akhir tahun ini,” ungkapnya.
Kedepan sebagai organisasi profesi, kata Izaac, tentunya akan berusaha meningkatkan kapasitas anggota organisasi untuk menjadi individu profe­sional. Publik saat ini menghendaki sosok wartawan yang profesional yang memberitakan informasi berdasarkan data dan fakta. Wartawan dituntut untuk bertanggungjawab dalam menjalankan profe­sinya, terutama ketika membuat berita dan men­yiarkannya ke publik.

“Olehnya itu, kedepan PWI Provinsi Maluku akan memperbanyak pelaksanaan pelatihan-pelatihan yang bertujuan meningkatkan kapasitas para wartawan, tentunya dengan bekerjasama dengan sejumlah mitra terkait,” ungkapnya.
Tak hanya itu, sesuai peraturan Dewan Pers men­syaratkan adanya wartawan yang kompeten, media yang kompeten dan organisasi profesi yang kompeten. Untuk itu kedepan PWI Provinsi Maluku menggiatkan pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan untuk terus melahirkan wartawan-wartawan yang kompeten.

“Untuk mewujudkan hal tersebut, PWI Provinsi Maluku juga akan bekerjasama dengan kalangan perguruan tinggi untuk bersama-sama meningkatkan kompetensi wartawan,” tandas Izaac.

Sedangkan Plt Ketua PWI Pusat Sasongko Tedjo dalam sambutannya mengatakan ada prioritas kegiatan penting untuk saat ini yang dilakukan PWI, yakni menyelesaikan uji kompetensi wartawan . Karena tahun 2019 nanti hanya wartawan yang mempunyai sertifikat kompotensi nanti boleh melaksanakan aktifitas kewartawanan.

“Ini dimaksudkan untuk mengangkat harkat dan martabat profesi ini maka uji kompetensi harus dilakukan,” ujar Sasongko Tedjo.

Dikatakan saat ini PWI di seluruh Indonesia telah meluluskan atau menghasilkan wartawan kompoten sekitar 8.800 orang dan ini masih terus dilakukan karena anggota PWI sendiri telah berjumlah 12 ribu lebih. Uji kompetensi wartawan adalah bagian dari pena­taan kelembagaan pers nasional secara keseluruhan.

“Jadi saat ini ada dilakukan tiga standarisasi war­tawan dan standarisasi lembaga pers. Nantinya lembaga atau instansi pemerintahan dapat menolak nantinya bisa menolak wartawan yang tidak memiliki sertifikat kompetensi, dan wartawan yang tidak bekerja pada perusahaan yang telah lolos verifikasi oleh dewan pers, atau wartawan yang tidak menjadi anggota dari organisasi wartawan yang sudah terverifikasi juga,” jelas Sasongko.

Sementara itu Plt Gubernur Maluku, Z. Sahuburua, pada sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten III Pemprov Maluku Zulkifli Anwar mengatakan media massa atau pers adalah cerminan realitas sosial. Dengan demi­kian isi media massa yang utama adalah gambaran realitas yang terjadi di tengah masyarakat yang layak dimuat dan tentunya aja mempengaruhi si­kap dan pandangan masyarakat. Mencermati dan peran penting media massa, maka pemerintah dan sejumlah elemen masyarakat di Maluku sangat membutuhkan dan memberikan apresiasi terhadap keberadaan media massa atau pers karena telah berperan sebagai alat penyampaian pesan, menjadi jembatan komunikasi atau informasi bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Menjadi sarana pendidikan dan insipirasi dan menjadi alat kontrol sosial yang efektif,” ujar Sahuburua.

Menurut Sahuburua tidak dapat dipungkiri bahwa hingga saat ini masih ditemui peran dan fungsi pers yang melenceng dari sesungguhnya . Hal ini mengindikasikan bahwa ternyata media massa seringkali dan mudah menjadi pragmatis transaksional menjadi alat politis sehingga dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan tertentu sehingga dapat mengganggu stabilitas politik, sosial ekonomi, budaya dan kenyamanan di Maluku.

“Saya berharap pengurus PWI Maluku yang baru dilantik dapat melakukan pembinaan secara sistimatis dan terstruktur terhadap seluruh warta­wan yang ada di Maluku dalam mewujudkan profe­sionalisme wartawan,” tegas Sahuburua. (YAS)

 

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
--------------------

Berita Populer

To Top