HUKRIM

Warga Hative Penjual Sabu Dihukum 5 Tahun Penjara

RakyatMaluku.com – PENGADILAN Negeri Ambon (PN) menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa M. Lexy Arfino Uneputty alias Lexy (46), warga Desa Hative RT001/RW04 Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, selama lima tahun, dan membayar denda Rp 300 juta, subsider tiga bulan kurungan. Sebab, terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana memiliki, menyimpan dan menjual belikan narkotika golongan I.

“Menyatakan, perbuatan terdakwa M. Lexy Arfino Uneputty alias Lexy terbukti melanggar Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” ucap Ketua Majelis Hakim Pasti Tarigan, didampingi dua hakim anggota Herry Setyobudi dan Lucky R Kalolo, saat membacakan amar putusannya, di PN Ambon, Rabu, 4 Juli 2018.

Terhadap putusan majelis hakim yang menguatkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon Ingrid Louhenapessy itu, terdakwa melalui Penasehat Hukumnya, Djidion C. Batmamolin maupun JPU menyatakan pikir-pikir. Sehingga majelis hakim memberikan kesempatan kepada kedua belah pihak selama satu minggu untuk menyatakan sikap.

JPU dalam dakwaanya menjelaskan, terdakwa ditangkap petugas Satnarkoba Polres Ambon dikediamannya, di Desa Hative Kecil, RT001/RW04 Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Senin, 29 Januari 2018 sekitar pukul 21.30 Wit.
Saat ditangkap, terdakwa menyerahkan barang bukti berupa satu plastik bening ukuran besar berisi tiga gulungan plastik kecil sabu-sabu yang disimpan didalam lemari pakaian.

Selain itu, terdakwa juga mengaku masih menyimpan barang haram tersebut di dalam kopor, kemudian terdakwa mengambilnya dan menyerahkannya kepada polisi. Di dalam dompet berwarna merah tersebut, berisikan 12 plastik kecil bersikan benda bening kecil yang diduga narkotika.

Kepada polisi terdakwa mengakui, mendapatkan sabu-sabu dari Robert di Jakarta, dengan cara diantar langsung Robert kepada terdakwa di Ambon dengan berat sabu delapan gram. Setelah berhasil menjual sabu tersebut, kemudian uangnya ditransfer ke rekening Robert di Jakarta, baru terdakwa mendapat fee dari Robert. (RIO)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top