DPRD SBT

Wattimena Tinjau Jebolnya Talud Sungai Dusun Suwakul

RAKYATMALUKU.COM – SBT, – Jebolnya talud sungai di dusun Suwakul desa Kataloka, Kecamatan Pulau Gorom mendapat perhatian anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur, Moh. R. Wattimena. Oleh karena itu, pada Senin 19 Juli 2021 pagi dia langsung meninjau lokasi tersebut.

Saat meninjau, politisi partai persatuan pembangunan ini ditemani kepala dusun setempat. Selain ingin mengetahui sejauh mana kerusakan yang terjadi, Wattimena juga ingin mendengar langsung permintaan warga yang nanti akan diteruskan kepada pemerintah daerah.

“Saya ingin mendengar langsung keluhan yang disampaikan warga disini (Suwakul). Makanya saya sendiri yang langsung tinjau lokasi ini, karna biasa seperti ini warga yang lapor lewat telepon saja, saya ingin memastikan langsung,”kata Wattimena kepada Rakyat Maluku.com via seluler pada Senin, 20 Juli 2021.

Dikatakan, kerusakan yang terjadi pada talud sungai Suwakul cukup parah. Jebolnya talud juga mengancam warga karena sewaktu-waktu dapat menyebabkan banjir. Oleh karena itu, saat meninjau lokasi, warga yang tinggal sekitar bantaran sungai hanya meminta pemerintah daerah lewat instansi teknis segera melakukan langkah-langkah antisipasi.

“Oleh karena itu, Beta (saya) minta secepatnya Pemda lewat Badan penanggulangan bencana daerah segera turun tangan untuk langkah antisipasi. Karena ditakutkan kalau terjadi hujan yang lebih besar bisa terjadi banjir dan dampaknya bagi warga kita disitu,”pintah dia.

Sebelumnya, akibat intensitas hujan yang tinggi sejak beberapa pekan terakhir menyebabkan talud sungai di Dusun Suwakul Desa Kataloka, Kecamatan Pulau Gorom jebol. Akibatnya, banjir mengancam pemukiman warga yang ada disekitaran sungai.

Dari informasi yang diterima rakyatmaluku.com menyebutkan, talud sungai penahanan banjir itu jebol sekira pukul 03.00 WIT minggu dini hari tadi. Talud sepanjang 75 meter itu jebol karena tidak mampu menahan derasnya arus sungai akibat hujan yang terjadi dari Sabtu 17 Juli 2021 hingga Minggu pukul 10.23 WIT pagi.

“Hujan dari kemarin sampai tadi pagi jam 10 baru stop jadi talud penahan banjir patah (jebol). Kalau hujan susulan pasti banjir bawa rumah warga,”kata Afendi Tuhuteru, salah satu warga dusun Suwakul yang dikonfirmasi Rakyat Maluku via seluler pada Minggu, 18 Juli 2021.

Kata dia, talud sepanjang 70 meter yang dibangun melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri tahun 2016 itu jebol 30 meter tepat di samping pemukiman warga. Oleh karena itu, bila tidak diantisipasi maka bisa terjadi banjir. Sebab, intensitas hujan diperkirakan bmasih terus terjadi di wilayah itu.

“Belum terendam tapi tadi air sudah dekat dengan rumah warga, kalau hujan susulan pasti terendam banjir terjadi. Karna rumah dekat saja kurang lebih 3 meter dengan bantaran sungai,”katanya.

Meski belum terjadi banjir namun dia meminta, dinas pekerjaan umum dan badan penanggulangan bencan daerah (BPBD) Kabupaten Seram Bagian Timur segera meninjau untuk melakukan langkah antisipasi. “Ini harus cepat di antisipasi. Kalau dibiarkan maka pasti terjadi bencana banjir disini (dusun Suwakul),”pintah dia. (*)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
--------------------

Berita Populer

To Top