NEWS UPDATE

Watubun: Pilgub Maluku Punya Catatan Sejarah Sendiri

Benhur G Watubun = wakil Ketua DPD PDI-P Maluku, Bidang Politik Hukum dan Keamanan

RakyatMaluku.com – WAKIL Ketua DPD PDI-P Maluku, Bidang Politik Hukum dan Keamanan Benhur G Watubun menilain, Pilgub Maluku 2018 punya catatan sejarah tersendiri.

“PDI Perjuangan memandang, Pilgub Maluku kali ini memiliki catatan sejarah tersendiri dan unik,” kata Watubun kepada Rakyat Maluku menyikapi kemenangan pasangan Murad Ismail dan Barnabas Orno (Baileo) pada Pilgub Maluku 2019.

Menurut Benhur, wajar jika partai pengusung dan masyarakat mengapresiasi kemenangan Baileo yang berdasarkan hitungan cepat telah jauh meningggalkan pasangan lain termasuk incumben.

“Jadi, sebagai partai pengusung utama pak Murad dan pak Orno, PDI-P patut mengapresiasi proses demokrasi yang telah berjalan di Maluku,” ujarnya.

Benhur lalu mengurai bahwa catatan sejarah kali ini unik karena yang pertama Baileo berhasil membendung Calon Petahana Said Assagaff.

“Hal kedua yang menarik adalah pak Murad ini calon yang mengawali proses politik dengan basis survey 0,6% pada tahun 2017, ketika saat itu pak Said Assagaff sudah di angka 52% dan pak Herman di atas 25%. Selain Itu, akibat pak Murad baru pernah maju sebagai calon kepala daerah, maka selalu menjadi bahan ejekan pihak lain bahkan memanfaatkan situasi demikian untuk menjatuhkan beliau, terutama para elit politik yang berseberangan,” tandasnya.

Tetapi, kata dia lagi, fakta yang terjadi hari ini berdasarkan cuick count, Baileo justru unggul. Ini adalah kemenangan Rakyat Maluku, atas kedaulatan politik yang dimiliki rakyat.

“Ingat ada pepatah dan juga firman yang mengatakan bahwa yang direndahkan akan ditinggikan. Pak Murad diserang saat debat, bahkan usai debat pun mereke berdua masih dibully di media sosial. Karena hal inilah simpati masyarakat berbalik simpati dan mendukung Baileo,” kata mantan Ketua Umum Dewan Perwakilan Mahasiswa Unpatti 1998 ini.

Benhur lalu membeberkan, PDI-P selama ini hanya berperan menyampaikan keluh kesah rakyat atas kepemimpinan lima tahun kemarin, di mana kemiskinan di Maluku tertinggi pada.posisi empat secara nasional, presentasi pengangguran tertinggi di Indonesia, pelayanan publik yang masih berada pada zona merah serta pemerataan pembangunan yang masih jauh dari harapan.

“Patut diakui bahwa pada titik ini rakyat sangat mengerti kondisi Maluku yang sebenarnya sehingga menjatuhkan pilihan pada calon yang tepat yaitu pak Murad dan pak Abas,” cetusnya.

Kemenangan Baileo, lanjut Benhur, tidak terlepas dari kerja keras PDI-P dan partai pengsung lainnya.
“Kita memang kerja ekstra keras. Bayangkan 420 desa dikunjungi oleh pak Murad, juga oleh Pak Orno. Jadi kemenangan ini merupakan sebuah perjuangan bersama rakyat,” kata dia.

Nah, lanjutnya lagi, karena itu, sebagai bentuk penghargaan tersebut maka selaku Wakil Ketua Bidang Politik Hukum dan Keamanan, dirinya patut menyampaikan selamat dan sukses atas kepercayaan rakyat Maluku bagi pasangan Baileo.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh rakyat yang memilih Baoleo, juga kepada seluruh partai politik pengusung dan pendukung, impatisan, relawan yang tak henti-hentinya bekerja sangat militan untuk kemenangan Baileo. Kami juga berterima kasih kepada TNI dan Polri atas kerja keras menjaga situasi keamanan di Maluku selama proses pendaftaran hingga pemungutan suara,” ujarnya.

Kemenangan ini, ujar Benhur, patut pula dipersembahan kepada rakyat Maluku untuk membawa kapal besar Maluku mewujudkan visi dan misi utnuk membangun Maluku lima tahun kedepan.

Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada tim pasangan lain yang hingga kini masih belum menerima hasil hitungan cepat.

“Memang, quick count itu hasil dari lembaga survey. Real count barulah hak KPU. Namun pengalaman selama ini, margin eror quick count tidaklah berbeda jauh. Hasil hari ini perbedaannya sangat jauh. Tapi kami juga menghormati prinsip mereka.

Walaupun secara hukum kita masih menunggu hasil Penetapan KPUD Maluku, tetapi hitung cepat ini sudah menjadi acuan awal bagi kami.

Atas dasar itu, kami tetap mengonsolidasi suara-suara rakyat di seluruh TPS-TPS agar sesuai dan tidak dimanipulasi,” imbaunya.

Benhur juga meyakinkan bahwa PDI-P juga sangat yakin dengan komitmen pak Murad dan pak Abas.
“Kami juga perlu selalu ingatkan mereka untuk hendaknya membuka diri menerima masukan dari berbagai pihak, termasuk mereka yang berbeda untuk merealisasikan visi mereka,” janji dia.

Ia juga menjamin sebagai partai politik koalisi yang memiliki kursi mayoritas di DPRD Maluku PDI-P tentu akan menjadi jaminan bagi rakyat Maluku guna mewujudkan program pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik menysejahterakan rakyat Maluku.

“Baileo ini milik bersama, pada saatnya nanti semua kita, baik kawan maupun lawan, tetap bersama di dalamnya untuk membangun Maluku yang terkelola secara bersih dan melayani, terjamin dalam kesejateraan dan berdaulat atas gugusan kepulauan.

Sekali lagi PDI-P menyampaikan terima kasih dan meminta dukungan semua pihak untuk mendukung pak Murad Ismail dan pak Barnabas Orno,” tandasnya. (NAM)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top