HUKRIM

Wellem Diproses Sesuai UU Narkotika

RAKYATMALUKU.COM – AMBON, – Badan Narkotika Nasional Provinsi Maluku telah mengelar asesmen terhadap kasus anggota DPRD Maluku Wellem Zefah Wattimena.


Asesmen dilakukan BNNP bersama Polda Maluku, Kejaksaan Tinggi dan Polesta Pulau Ambon dan Pp Lease. Hasilnya, tiga lembaga tersebut sepakat Wellem Wattimena tetap diproses hukum.

“Hasil Sidang TAT (Tim Asesmen Terpadu) penentuan tersangka kasus Narkoba di Maluku yang dipimpin saya, yang dihadiri Wakil Direktur Resnarkoba Polda, Wakil Kejati, Wakil Kapolresta dan Tim medis, yang bersangkutan (Wellem) tetap diproses hukum pidana susuai UU Narkotika dan pasca hukuman direhabilitasi,” tutur Kepala BNNP Maluku
Brigjen Pol MZ Muttaqien kepada Rakyat Maluku, Senin, 22 Maret 2021.

Meskipun kesepakatan jika politisi Demokrat diproses sesuai Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, tapi keputusan hukuman incrah ada di Pengadilan. Asesmen lanjut dia, dijadikan sebagai rekomendasi di pengadilan nanti.

“Hasil Sidang TAT merupakan rekomendasi dalam pemberkasan CJS ( Criminal Justice System ) yang akan menjadi dasar di sidangkan ke pengadilan,” tandasnya.

Pada pemberitaan sebelumnya, Wellem Zefah Wattimena, anggota DPRD Maluku asal Fraksi Demokrat , ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Senin, 8 Maret 2021.

Ia diamankan saat tiba di Bandara Internasional Pattimura, Laha Kota Ambon. Wellem Wattimena ketika itu baru datang dari Jakarta. Sebelum diamankan, tasnya digeledah anggota Satresnarkoba. ia mmeebrikan tasnya karena berfikir tidak ada apa-apa di dalamnya selain Handphone. Sayang, ketika diperiksa, ternyata ada bong atau alat hisap sabu yang masih terbungkus dalam sarungnya (AAN)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
--------------------

Berita Populer

To Top